Image

Terserang Virus, Jonas Folger Absen di MotoGP Jepang 2017

Nanda Karlita, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 17:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 12 38 1794186 terserang-virus-jonas-folger-absen-di-motogp-jepang-2017-34uYmgtj2b.jpg Jonas Folger (Foto: laman resmi MotoGP)

MOTEGI – Kabar buruk datang dari pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Jonas Folger. Folger dikabarkan absen pada seri ke-15 MotoGP 2017 yang digelar di Sirkuit Motegi, Jepang, pada Minggu 15 Oktober 2017 siang WIB.

Kabarnya pembalap asal Jerman itu terserang virus Epstein Barr. Tanda seseorang terkena virus tersebut adalah tidak merasakan gejala apa pun dan akan merasa lemas dalam menjalankan aktivitas.

(Baca juga: Samai Torehan Valentino Rossi, Marc Marquez Pastikan Gelar Juara Dunia MotoGP 2016 dengan Kemenangan di Motegi)

Nyatanya hal tersebut telah dirasakan Folger saat balapan di MotoGP San Marino dan Aragon. Buktinya adalah raihan Folger yang cenderung buruk dalam dua sesi tersebut. Di San Marino Folger menempati urutan sembilan sementara di Aragon terpersok ke urutan 16.

Pada Kamis (12/10/2017), staf medis yang ada di Jepang memeriksa kondisi pembalap yang kini berusia 24 tahun itu. Mereka menganjurkan Folger untuk menjalani tahap pemeriksaan lanjutan di Munich, Jerman, untuk mengetahui kondisi lebih lanjut.

(Baca juga: Menang di MotoGP Jepang 2008, Valentino Rossi Pastikan Gelar Juara Dunia Ke-6)

“Saat datang ke Jepang dan termotivasi untuk mengikuti tiga hari di sini, tapi saya merasa sangat lemah sejak balapan di Misano dan Aragon. Setibanya di sini, saya telah berjuang dengan tingkat tertinggi energi saya,” ujar Folger, mengutip dari Crash, Kamis (12/10/2017).

“Saat bertemu dengan Herve (Poncharal) pada hari Rabu malam dan kami sepakat untuk memeriksakan kondisi saya ke dokter pagi ini. Saya bertemu dengan dokter dan menyarankan saya untuk kembali ke Jerman untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan. Tes darah saya di sini (Jepang) menunjukkan bahwa saya terkena virus Epstein Barr. Tapi kami belum bisa memastikan jika kami belum melakukan pemeriksaan di Munich,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini