nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SPORT TIME: Selain Anthony Ginting, Ini 5 Kampiun di Nomor Tunggal Putra Superseries 2017

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 28 40 1785004 sport-time-selain-anthony-ginting-ini-5-kampiun-di-nomor-tunggal-putra-superseries-2017-3kxLInGKwW.jpg Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting juarai Korea Open Superseries 2017 (Foto: PBSI)

AJANG bulu tangkis level superseries selalu menyuguhkan pertandingan menarik lantaran diikuti pebulu tangkis papan atas dunia. Bahkan, tak jarang pemenang dari turnamen tertinggi setelah Olimpiade dan Kejuaraan Dunia itu juga menghadirkan sosok juara baru yang tidak diunggulkan.

Terdapat tiga nama pebulu tangkis tunggal putra yang tidak menjadi unggulan teratas justru keluar sebagai pemenang. Mereka adalah Sai Praneeth Bhamidipati (India), Srikanth Kidambi (India), dan Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia).

Baca juga: SPORTPEDIA: Simon Santoso, Wakil Terakhir Indonesia yang Juara Denmark Open Superseries

Penampilan ketiga tunggal putra tersebut mengesankan sepanjang gelaran satu seri superseries. Selain itu, jajaran tunggal putra top dunia juga tidak kalah dengan merebut gelar juara superseries di delapan seri yang telah berlangsung, yakni All England, India Open, Malaysia Open, Singapura Open, Indonesia Open, Australia Open, Korea Open, dan Jepang Open.

Menilik ke prestasi Anthony Ginting terbilang mengejutkan sekaligus membanggakan bagi masyarakat Indonesia. Pebulu tangkis asal Jawa Barat itu menjuarai Korea Open Superseries 2017 usai mengalahkan rekan senegaranya, Jonatan Christie melalui pertarungan tiga set, 21-13, 19-21, dan 22-20.

Selain Anthony Ginting, berikut ini lima kampiun di nomor tunggal putra superseries 2017:

1. Lee Chong Wei

Lee Chong Wei merupakan tunggal putra andalan Malaysia di berbagai turnamen bulu tangkis dunia. Bahkan pemain Negeri Jiran itu sering meraih gelar superseries, termasuk All England yang merupakan ajang bulu tangkis tertua di dunia.

Di final, Chong Wei yang berstatus sebagai unggulan pertama tak mengalami kesulitan berarti saat meladeni wakil China, Shi Yuqi. Ia pun memastikan gelar All England 2017 usai menaklukkan Yuqi dengan skor telak 21-12 dan 21-10.

2. Viktor Axelsen

 

Viktor Axelsen menjadi tunggal putra yang menarik perhatian pencinta bulu tangkis dunia saat ini. Pasalnya, Axelsen merengkuh gelar juara dunia 2017 setelah mengalahkan Lin Dan di partai final, 22-20 dan 21-16 di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia.

Axelsen juga baru saja menjuarai Jepang Open Superseries 2017 dengan menuntaskan perlawanan Lee Chong Wei, 21-14, 19-21, dan 21-14. Sebelumnya, pemain berusia 23 tahun itu merebut gelar India Open Superseries 2017 usai menang atas wakil Taiwan, Chou Tien Chen, 21-13 dan 21-10. Dengan hasil di Jepang Open 2017, Axelsen pun menduduki peringkat satu dunia versi BWF (Badan Tertinggi Bulu Tangkis Dunia).

3. Lin Dan

Tunggal putra China, Lin Dan merupakan pebulu tangkis berprestasi lantaran dua kali merebut medali emas Olimpiade pada 2008 (Beijing) dan 2012 (London). Tak hanya itu, ia juga telah menjadi juara dunia sebanyak lima kali.

Prestasi Lin Dan di tahun ini baru menjuarai Malaysia Open Superseries 2017. Di final, ia mengalahkan andalan tuan rumah, Lee Chong Wei, dengan straight game 21-19 dan 21-14.

4. Sai Praneeth Bhamidipati

Tunggal putra India, Sai Praneeth Bhamidipati mencuri perhatian pencinta bulu tangkis dunia. Pasalnya, Praneeth yang tidak menjadi unggulan justru menjuarai Singapura Open Superseries 2017 usai mengalahkan rekan senegaranya, Srikanth Kidambi, melalui rubber game dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-12.

5. Srikanth Kidambi

Prestasi tunggal putra India mengejutkan di tahun ini, salah satunya ditorehkan Srikanth Kidambi. Pemain peringkat delapan dunia itu telah menggondol dua gelar superseries 2017.

Srikanth meraih gelar pertama tahun ini di Indonesia Open Superseries 2017 setelah menumbangkan wakil Jepang, Kazumasa Sakai, 21-11 dan 21-19. Berselang sepekan, ia merengkuh gelar keduanya di Australia Open Superseries 2017 usai mengandaskan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Chen Long, dengan skor 22-20 dan 21-16.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini