Share

Begitu Memesona, Tour de Ijen Banyuwangi Diikuti 29 Negara

Tatang Adhiwidharta, Jurnalis · Selasa 19 September 2017 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 19 43 1778680 begitu-memesona-tour-de-ijen-banyuwangi-diikuti-29-negara-NuzmIqazAm.jpeg

JAKARTA - Turnamen balap sepeda internasional Tour de Ijen Banyuwangi yang diselenggarakan untuk keenam kalinya pada 26-30 September 2017 diikuti oleh 20 tim dari 29 negara peserta. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan,  negara seperti Iran, Jepang, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Eritria. Selain itu dari Prancis, Italia, Belanda, Rusia, Irlandia, Swiss, Jerman, Australia, Kolombia, dan New Zealand juga turut serta.

“Sebanyak 20 tim balap sepeda dari 29 negara itu, antara lain datang dari Iran, Jepang, Korea Selatan, Afrika Selatan dan Eritria. Selain itu dari Prancis, Italia, Belanda, Rusia, Irlandia, Swiss, Jerman, Australia, Kolombia serta Selandia Baru," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, seperti dikutip dari Antara, Selasa (19/9/2017).

Para pembalap sepeda dalam turnamen tersebut, akan berpacu dalam empat etape sepanjang 533 KM melewati rute yang menyusuri alam Banyuwangi mulai dari susur sungai dan pantai, melintasi perkebunan, hingga menikmati pusat Kota Banyuwangi. ”Pada etape ketiga para pembalap akan finis di Gunung Ijen,”tambahnya.

Pada etape terakhir tersebut, para pembalap harus unjuk kekuatan dan ketangguhannya dalam menaklukkan rute tanjakan ekstrim di Lereng Ijen yang memiliki pemandangan alam menjakjubkan. Diketahui tanjakan lereng Ijen terkenal sebagai salah satu yang terekstrim di Asia karena ketinggiannya melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia, berada di atas 1.500 mdpl.

“Tanjakan ekstrim ini menjadi tempat favorit bagi pembalap sepeda dunia bila dapat menaklukan dan keluar sebagai juara," ucapnya.

Tour de Banyuwangi Ijen sendiri telah diakui Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) sebagai ajang balap sepeda terbaik di Indonesia dan telah masuk agenda resmi UCI sejak 2012.

“Salama dua tahun terakhir ini berturut-turut penyelenggaraan tour mendapat predikat excellence dengan nilai 90 poin dari UCI yang menjadikannya masuk dalam tujuh kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia dan terbaik di Indonesia,” ucap Azwar Anas.

Penyelenggaraan Tour de Banyuwangi Ijen ini sendiri didukung oleh Kementerian Pariwisata yang dinilai menjadi salah satu penggerak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi yang juga memberi efek ekonomi pariwisata langsung.

“Gencarnya pemberitaan media terhadap event ini menjadi promosi yang efektif sehingga mendongkrak pariwisata Banyuwangi yang tahun 2016 dikunjungi 77 ribu wisatawan mancanegara (wisman) dan 4 juta wisatawan nusantara (wisnus). Capain ini dua kali lipat dari target yang direncanakan," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dengan 20 tim dari 29 negara itu, lanjut Arief, memberikan dampak langsung pada meningkatnya kunjungan wisman ke Indonesia yang tahun ini mentargetkan 15 juta wisman dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

“Dengan banyaknya peserta itu, mereka akan membelanjakan uangnya selama berada di Banyuwangi dan diterima langsung oleh masyarakat setempat karenanya tour de Ijen menjadi salah satu ajang sport tourism yang spesial bagi Banyuwangi sebagai sarana promosi pariwisata yang efektif di dalam negeri dan mancanegara," kata Arief.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini