Bertemu Ganda Campuran Asal China di Final Korea Open 2017, Praveen/Debby Mengaku Akan Pelajari Kekalahan di Pertemuan Terakhir

Praveen Jordan/Debby Susanto (Foto: laman resmi PBSI)

Praveen Jordan/Debby Susanto (Foto: laman resmi PBSI)

SEOUL – Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, berhasil melaju hingga partai final Korea Open Super Series 2017. Di semifinal, Praveen/Debby berhasil mengalahkan pasangan Jerman, Marvin Emil Seidel/Linda Efler, dengan skor 21-18 dan 21-12.

Di partai puncak, Praveen/Debby berhadapan dengan pasangan asal China, Wang Yilyu/Huang Dongping. Sementara Wang/Huang melaju ke putaran final setelah mengalahkan pasangan asal Malaysia, Chan Peng Soon/Cheah Yee See, dengan skor 21-15 dan 21-9.

(Baca juga: Sukses Capai Final Korea Open 2017, Ini Kunci Sukses Jonatan Christie)

Berhadapan dengan pasangan China, Praveen/Debby agaknya harus sedikit waspada. Sebab pasangan peraih gelar juara All England 2016 itu harus kalah dari Wang/Huang di pertemuan terakhir di ajang Badminton Asia Championships (BAC).

Kala itu, pasangan Indonesia harus kalah melalui pertarungan dua set langsung dengan skor 22-24 dan 19-21. Oleh karena itu jelang pertandingan nanti, Debby mengakui bahwa permainannya dengan Praveen masih banyak yang harus diperbaiki.

(Baca juga: Sukses Singkirkan Pebulu Tangkis Tuan Rumah di Korea Open 2017, Ini Perasaan Anthony)

“Ketemu pasangan China, kami belajar dari pertemuan terakhir. Di BAC kemarin bisa dibilang kami seharusnya enggak boleh kalah. Tapi ada beberapa poin yang kami mati sendiri dan lengah. Jadi harus dipelajari supaya tidak terulang,” ujar Debby, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (17/9/2017).

Selain memperbaiki penampilan, Praveen juga menambahkan bahwa mereka harus menjaga fokus agar mampu menang di akhir pertandingan. “Yang penting dari kami harus lebih fokus dan konsentrasi,” tambah Praveen.

(fmh)