Disalip Marquez di Klasemen, Beltramo: Dovizioso Sangat Frustrasi Kehilangan Posisi Puncak

Andrea Dovizioso (Foto: Laman resmi MotoGP)

Andrea Dovizioso (Foto: Laman resmi MotoGP)

MISANO – Panggung gelaran MotoGP 2017 telah menyelesaikan seri ke-13 di San Marino. Berkunjung ke Sirkuit Misano, para pembalap telah menutup rangkaian Grand Prix (GP) San Marino, di mana Marc Marquez menunjukkan penampilan apik dan menjadi yang tercepat.

Sementara selisih 1,192 detik berikutnya, Danilo Petrucci (Tim Octo Pramac) mengekor rival asal Tim Repsol Honda itu dari urutan kedua. Ganas pada balapan sebelumnya, pembalap andalan Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, harud puas finis di tempat ketiga.

BACA JUGA: Tak Salahkan Rossi, Andrea Dovizioso Maklumi Setiap Pembalap Latihan di Luar Motor MotoGP

Komentar pun ikut diberikan oleh Paolo Beltramo. Pengamat MotoGP itu mengatakan Desmo Dovi –begitu julukan Dovizioso–  sangat berhati-hati dalam penampilannya di Misano. Pada akhirnya, Dovizioso kehilangan keganasannya.

“Hasil Dovizioso bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri, keamanan, dan kesadarannya. Namun, ia kehilangan logika dan sifat dinginnya. Ia percaya selama bisa mengikuti Marquez dan Petrucci, 16 poin jauh lebih baik ketimbang tidak satu poin pun,” ucap Beltramo, dikutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (17/9/2017).

Namun, Beltramo menegaskan pembalap asal Italia itu akan menggigit jari mengingat pada akhirnya Marquez bisa menyalip di klasemen sementara GP 2017 dengan hasil di Misano. Sama-sama mengoleksi 199 poin, Marquez lebih unggul raihan podium.

“Sejatinya Dovizioso ingin hasil yang lebih baik. Ia tipikal pembalap yang tidak puas jika memiliki limit pada dirinya sendiri. Ia membayarnya dengan kehilangan tampuk kepemimpinan di klasemen. Tentu saja Dovi pasti frustrasi dengan hasratnya merebut juara” tutup Beltramo.

(fmh)