Jelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017, PBSI Matangkan Persiapan

Ganda campuran Indonesia, Rehan/Fadia meraih medali emas di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2017 (Foto: Laman resmi PBSI)

Ganda campuran Indonesia, Rehan/Fadia meraih medali emas di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2017 (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017. Kompetisi di bawah usia 19 tahun itu akan digelar di GOR Among Rogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 9-22 Oktober 2017.

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) semakin mematangkan persiapan sebagai tuan rumah dan juga target prestasi yang akan diraih. Para wakil Merah Putih junior juga sudah mempersiapkan dengan baik dalam menghadapi kejuaraan dunia tahun ini.

Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017, Achmad Budiharto, mengatakan berbagai persiapan sudah berjalan sesuai rencana. Ia pun berharap terdapat 60 negara yang ikut berpartisipasi di ajang tersebut.

“Berbagai persiapan terus kami review, sejauh ini sudah oke semua. Diharapkan akan ada lebih dari 60 negara yang datang berpartisipasi,” ujar Budiharto, seperti dilansir laman resmi PBSI, Kamis (14/9/2017).

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum II PP PBSI, Luthfi Hamid, menuturkan dirinya mengharapkan Indonesia tidak hany sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam prestasi. Ia menginginkan para pebulutangkis junior Indonesia berujuk gigi dengan maksimal lantaran tampil di depan pendukung sendiri.

“Sebagai tuan rumah, tentu kita berharap tidak hanya mampu menjadi penyelenggara yang baik tetapi juga mampu meraih prestasi setinggi mungkin,” kata Luthfi.

PBSI akan mengirimkan perwakilannya, yakni Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra), Gregoria Mariska (tunggal putri), serta Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda campuran) di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017. Mereka ditargetkan dapat meraih gelar juara meski menghadapi persaingan ketat.

Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior tahun lalu, Indonesia meraih satu medali perak melalui tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo dan medali perunggu dari pasangan ganda putri, Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah. Sementara di nomor beregu, Indonesia menempati urutan kelima.

(fmh)