Ingin Seragamkan Tim F1, Liberty Media Cetuskan Anggaran Biaya untuk Musim 2021

Formula One 2017 (Foto:AFP)

Formula One 2017 (Foto:AFP)

PARIS – Pemilik baru Formula One (F1), Liberty Media, sedang memperkenalkan regulasi baru mengenai anggaran biaya sebesar 150 juta euro atau sekira Rp2,3 triliun per tim. Rencananya peraturan tersebut akan mulai diberlakukan pada F1 2021.

Sebuah media Jerman mengatakan, pemilik baru F1 bermaksud untuk menerapkan peraturan dramatis tersebut untuk melengkapi peraturan mesin yang lebih murah. Setiap tim bahkan menghabiskan 50 juta euro atau Rp788 miliar untuk biaya pemasaran, perhotelan dan membayar pembalap.

Alhasil, tim-tim kecil F1 pun mengaku setuju dengan regulasi yang dicanangkan Liberty Media. Pasalnya, dengan adanya pembatasan anggaran, makan tim-tim kecil berkesempatan untuk bersaing dengan tim papan atas lainnya.

Baca Juga:

(Asapi Ferrari di Klasemen Balap, Hamilton: Itu Buat Saya Bersemangat!)

“Jumlah ini tentunya akan meningkat bagi kami. Saya pikir masalah besar akan terjadi pada tim yang lebih besar. Di sana pemilik baru akan mengalami beberapa kendala besar dan kami juga tidak bisa melakukan banyak perubahan dalam semalam,” ucap Gene Haas selaku pemilik tim Haas F1, menyadur dari Sportsmole, Kamis (14/9/2017).

Mungkin jumlah staf yang mencapai 1.000 orang tidak menjamin F1 dapat berada di posisi teratas. Dampak terbesar dari pembatasan anggaran adalah menghilangkan dengan paksa ratusan pegawai dari pekerjaannya.

(lsk)