Tampil di Misano, Bos Honda Ngaku Menyerang di Akhir Balapan Adalah Strategi Marquez sejak Awal

Marc Marquez (Foto: Twitter @box_repsol)

Marc Marquez (Foto: Twitter @box_repsol)

MISANO – Gelaran balap MotoGP San Marino 2017 telah resmi ditutup sejalan dengan berakhirnya race pada Minggu 10 September 2017 malam WIB. Melaju kencang di Sirkuit Misano, Tim Repsol Honda berhasil membawa pulang poin tertinggi dari sirkuit sepanjang 4,2 km itu.

Ya, rider andalan tim, Marc Marquez, sukses memenangkan 28 lap balapan. Komentar pun diberikan Ketua Tim Repsol Honda, Livio Suppo. Melakoni balapan rumit di trek basah, Suppo mengaku Marquez sejak awal berniat menyerang pembalap terdepan di akhir balapan.

Baca juga: Berani Ambil Risiko, Marquez: MotoGP San Marino 2017 Salah Satu yang Terbaik dalam Karier Saya!

“Setelah semua latihan yang kami lakukan di cuaca panas, hari terakhir tiba-tiba hujan turun! Kami tahu lintasan menjadi sangat licin karena banyak pembalap yang terjatuh di Moto3 dan Moto2,” ungkap Suppo, seperti dikutip dari laman resmi Honda, Rabu (13/9/2017).

“Marc sendiri paham bagaimana cara untuk melaju dengan cepat di trek basah karena ia sudah cepat sejak sesi pemanasan pagi harinya, meski sempat mengalami kecelakaan di akhir sesi,” sambung Suppo.

Baca juga: Soroti Penonton di Misano, Marquez: Saya Sedih ketika Pembalap Jatuh Mereka Justru Senang

So, bersama Marc, strategi kami sejak awal adalah bertahan di barisan depan dan melakukan serangan di akhir balapan. Sekali lagi, Marc berhasil melakukan pekerjaan sempurna!” tukas ketua tim yang bermarkas di Belgia itu.

Dengan hasil tersebut, Marquez pun menggeser rival terkuat asal Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso di klasemen sementara GP 2017. The Baby Alien –sebutan Marquez– kini berada di puncak klasemen dengan 199 poin (sama seperti Dovizioso) karena unggul raihan podium.

(fmh)