Mendorong Motor dari Tikungan Terakhir Sirkuit Misano, Zarco Kelelahan

Johann Zarco (Foto: laman resmi MotoGP)

Johann Zarco (Foto: laman resmi MotoGP)

BORMES LES MIMOSAS – Pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, mengakui bahwa dirinya kelelahan usai mendorong motornya saat balapan di MotoGP San Marino, Minggu 10 September 2017, akibat kehabisan bahan bakar.

Padahal, Zarco menjalani balapan dengan sangat meyakinkan. Memulai balapan dari posisi enam, Zarco sempat turun ke posisi tujuh namun mampu mempertahankan posisinya di urutan ketujuh.

(Baca juga: Gagal Naik Podium karena Hujan di Misano, Vinales: Jika Trek Kering Saya Jagonya)

Bahkan pembalap asal Prancis itu mampu bertahan dari kejaran Scott Redding (Pramac Ducati) yang berada tepat di belakangnya. Sejatinya, Zarco telah merasakan kekurangan bahan bakar pada lap terakhir sejak ditikungan 11.

Karena itu, Zarco sempat menstabilkan kecepatannya agar bisa meminimalkan penggunaan bahan bakar motornya. Sayangnya stregti itu tak bekerja dan membuatnya harus puas finis di posisi 15.

(Baca juga: Balapan saat Hujan, Vinales: Saya Selalu Kalah dari Marquez dan Dovizioso)

“Saya mendapat masalah pada bahan bakar pada tikungan 11. Saya langsung mengerti jadi saya mencoba untuk bertahan di gigi enam dan benar-benar menggunakan motor dengan minimal. Ini mulai terasa semakin kuat di tikungan ke-14,” ujar Zarco, mengutip dar Crash, Rabu (13/9/2017).

“Di tikungan terakhir, saya harus turun dan berlari di samping motor. Itu sangat jauh. Saya tahu ada dua garis yang berbeda, garis start dan finis. Dan garis finis benar-benar jauh! Saya berlari dan hampir menghitung langkah saya,” pungkasnya.

(fmh)