Akan Gunakan Halo di Musim 2018, Tim F1 Ngaku Khawatir dengan Keputusan FIA

Halo Teknologi (Foto:Mirror)

Halo Teknologi (Foto:Mirror)

PARIS – Tim Formula One (F1) kabarnya khawatir dengan pengenalan sistem perlindungan kokpit bernama Halo Teknologi yang akan diperkenalkan pada musim 2018. Pasalnya masih terdapat pro dan kontra yang besar mengenai sistem perlindungan baru tersebut.

Sistem perlindungan kokpit ini telah diumumkan pada Juli 2017. Saat itu pernyataan yang diberikan Federasi Internasional Automotive (FIA) langsung menuai komentar dari para pembalap maupun tim. Diyakini saat ini, tim masih menunggu rincian penting tentang bagaimana Halo harus diintegrasikan ke dalam sasis.

Baca Juga:

(Honda Terancam Didepak McLaren, Petinggi F1: Semoga Mereka Tetap di Sini Tahun Depan)

Detail lain yang hilang berkaitan dengan pengujian kecelakaan dengan menggunakan Halo menjadi salah satu bagian terkuat dari keseluruhan mobil. Rincian yang hilang saat ini menunjukkan adanya tahap penting dalam pengembangan mobil musim 2018. Oleh sebab itu tim-tim F1 mengaku sangat gugup untuk menghadapi musim 2018.

“Kami harus mendapatkan Halo di mobil untuk musim depan dan itu merupakan sebuah tantangan besar. Ini akan menjadi masalah besar karena kami harus mengubah konstruksi sasis,” terang direktur teknik Renault, Nick Chester, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga:

(Terkait Kerja Samanya dengan Honda, Bos McLaren: Kami Akan Putuskan dalam Waktu Dekat!)

Meski demikian, presiden FIA, Jean Todt, menilai dirinya sangat terbuka untuk mempertimbangkan solusi berbeda untuk membawa olahraga di masa depan. Ia Bertekad untuk terus maju dengan menggunakan Halo di musim 2018.

“Ini adalah sebuah keputusan yang cukup terlambat dibandingkan dengan proyek tersebut. Namun, karena keamanan sangat penting, maka semua orang berusaha bekerja keras dalam hal ini,” terang bos teknis Ferrari, Mattia Binotto.

“Implikasinya berasal dari sudut pandang sasis. Jadi kami perlu memastikan bahwa kami memasang Halo dengan baik pada sasis dan sasis akan menahan beban yang dibutuhkan sesuai dengan peraturan. Selain itu segi aerodinamika juga pasti akan memengaruhi bagian belakang mobil dan itu merupakan salah satu yang harus diperhatikan saat merancang mobil baru,” tandasnya.

(lsk)