Resmi Gantikan Valentino Rossi di Aragon, Michael van der Mark: Sejatinya Tak Ada yang Bisa Menggantikannya

Michael van der Mark (foto: Crash.net)

Michael van der Mark (foto: Crash.net)

LESMO – Teka-teki siapa pengganti rider veteran Movistar Yamaha, Valentino Rossi, untuk MotoGP Spanyol di Aragon pada 24 September 2017 akhirnya terjawab. Rider Tim Garpu Tala di ajang World Superbike (WorldSBK), Michael van der Mark akan menggantikan The Doctor untuk satu seri tersebut.

Seperti diketahui, Rossi harus beristirahat untuk recovery, usai tulang tibia dan fibulanya patah saat berlatih enduro belum lama ini. Rider 38 tahun itu telah absen di MotoGP San Marino akhir pekan lalu, di mana Yamaha hanya menurunkan Maverick Vinales. Rossi pun diperkirakan baru akan kembali di MotoGP Jepang, yakni seri berikutnya setelah Aragon.

Sebagai informasi, van der Mark adalah juara World Supersport 2014. Semusim berikutnya, ia debut di WorldSBK bersama pabrikan Honda, sebelum kemudian hijrah ke Yamaha pada awal musim ini.

Mendapat kesempatan ‘emas’ untuk menggantikan rider legendaris macam Rossi, dan juga membela tim pabrikan di ajang MotoGP, van der Mark pun angkat bicara. Menurutnya, menggantikan Rossi merupakan tugas berat. Meski begitu, van der Mark yakin kesempatan ini juga akan menjadi pengalaman berharga bagi karier balapnya.

“Saya senang mendapat kesempatan mengendarai motor Vale, tapi pekan balap (Aragon) nanti bakal berat karena saya tak pernah uji coba dengan motor ini (Yamaha M1 2017). Ketika saya tahu apa yang terjadi pada Vale, saya tahu ada beberapa seri di mana ia butuh pengganti. Yamaha mencari pengganti di Aragon, dan mereka punya beberapa opsi namun akhirnya memilih saya,” celotehnya di laman resmi WorldSBK.

Walaupun sangat excited bisa mengendarai motor Rossi, van der Mark yakin tak ada pembalap yang benar-benar bisa menyamai kharisma The Doctor.

“Jelas tak ada yang benar-benar bisa menggantikan Vale. Ia merupakan salah satu rider terbaik di dunia dan sayang ia takkan ada di grid. Tapi mengendarai motornya adalah kesempatan berharga. Sulit mengatakan apa yang saya rasakan, karena jelas harusnya Vale yang ada di grid. Namun, tentu menyenangkan bagi saya mendapat kesempatan ini,” urai joki berusia 24 tahun itu.

(rul)