Dipercaya Toro Rosso Tampil di FP1 GP Singapura, Sean Gelael Berupaya Tampil Maksimal

Sean Gelael dipercaya bawa mobil Toro Rosso. (Foto: Istimewa)

Sean Gelael dipercaya bawa mobil Toro Rosso. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Pembalap kebanggaan Indonesia Sean Gelael bertekad memaksimalkan kesempatan menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) Formula One (F1) di GP Singapura, 15-17 September. Sean mendapat kesempatan untuk menjajal mobil Toro Rosso yang biasa dikendarai Daniil Kvyat dan Carlos Sainz.

 "Balapan di Singapura adalah yang pertama untuk Sean. Jadi, dia akan berusaha membayar kepercayaan yang diberikan. Memberi masukan kepada tim adalah tujuan turun di FP1," kata manajer media tim Sean di Formula 2, Aswin Rizal Harahap di Jakarta/

Untuk FP1, kata dia, persiapan Sean sama dengan pebalap yang selama ini memperkuat Toro Rosso yaitu Carlos Sainz Jr dan Daniil Kvyat. Pembalap berusia 20 tahun ini telah menjalani latihan simulator di Inggris dan hasilnya dinilai tidak mengecewakan.

Saat ini, Sean telah berada di Singapura guna menghadapi momen yang cukup berharga. Apalagi anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini tampil tidak jauh dengan Indonesia. Untuk itu, persiapan khusus juga telah disiapkan oleh tim yang selama ini memberikan dukungan.

Sedikitnya ada 700 orang asal Indonesia yang bakal memberikan dukungan penuh ke Singapura. Mereka terbagi dalam dua kelompok yaitu silver dan gold. Penonton asal Indonesia ini nantinya akan mengusung dukungan dengan tagline #BanggaIndonesia.

 "Mereka yang masuk paket silver akan melihat Formula 1 first practise session di Esplanade Waterfront Grandstand, sedangkan paket gold akan melihat di Bay Grandstand. Untuk paket gold juga mendapatkan kesempatan nonton Fomula 1 serta konser," katanya menambahkan.

Bagi Sean, turun di FP1 ini sebuah kemajuan karena selama ini hanya mempunyai sebagai pembalap penguji saja. Itupun baru dijalani dua kali yaitu di Bahrain dan Hungaria. Sementara itu orang tuan Sean, Ricardo Gelael meminta anak semata wayangnya memaksimalkan kesempatan yang ada. Pihaknya ingin Sean bisa memberikan masukan positif untuk pengembangan kendaraan yang setelah itu akan digunakan balapan resmi GP Singapura.

 "Hasil ini memang akan berpengaruh pada Sean sendiri. Begitu juga dengan tim. Yang dituntut disini bukan kecepatan, namun bagaimana Sean memberikan masukan untuk tim," katanya.

Sean Gelael saat ini menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang turun di ajang Formula. Bersama Pertamina Arden, pembalap berusia 20 tahun ini tinggal menyelesaikan dua balapan saja yaitu di Jerez Spanyol dan Abu Dhabi. Selain itu, juga akan turun di FP1 Malaysia, Amerika Serikat dan Meksiko.

(Ram)