nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinju Tak Ada Bantingan dan Tendangan, De La Hoya Pesimi McGregor Taklukkan Mayweather Jr

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 25 Agustus 2017 22:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 25 43 1763103 tinju-tak-ada-bantingan-dan-tendangan-de-la-hoya-pesimi-mcgregor-taklukkan-mayweather-jr-LXShtlz5LM.jpg Floyd Mayweather Jr vs Connor McGregor (Foto: AFP)

LAS VEGAS – Pada akhir pekan nanti lagi bakal tersaji sebuah pertarungan seru untuk para pecinta tinju ataupun mixed martial arts (MMA). Apalagi kalau bukan duel antara Floyd Mayweather Jr. melawan petarung MMA, yakni Connor McGregor.

Pertarungan bertajuk “Fight of the Year” tersebut dijadwalkan bakal berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, 26 Agustus 2017, malam waktu setempat. Beberapa kalangan pun memprediksi bahwa Mayweather Jr. bakal menang mudah atas McGregor.

(Baca juga: Tinju Tak Ada Bantingan dan Tendangan, De La Hoya Pesimi McGregor Taklukkan Mayweather Jr)

Pasalnya Mayweather Jr. memiliki reputasi serta rekor yang sangat positif selama aktif sebagai petinju, yakni tidak pernah mengalami kekalahan. Sementara itu, McGregor sendiri tidak begitu mengetahui peraturan-peraturan dalam pertarungan tinju, yang mana sangat berbeda dengan UFC.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari salah satu legenda tinju dunia, yakni Oscar De La Hoya. Ia mengaku pesimis terkait kans McGregor bisa memenangkan pertarungannya melawan Mayweather Jr.

(Baca juga: Tantang Mayweather Jr, McGregor Janji Bikin KO sang Lawan)

Pasalnya selain peraturan, gaya bertarung tinju juga benar-benar sangat berbeda dengan MMA. Jika di MMA diperbolehkan membanting dan menendang, sementara tinju hanya mengandalkan pukulan saja. Hal itulah yang membuat Del La Hoya pesimis McGregor bisa memengkan duel melawan Mayweather Jr.

“Tinju sangat berbeda dengan MMA. Di tinju Anda tidak boleh menendang, mengunci, menyikut, serta membanting. Jika Anda tak terbiasa dengan gaya bertarung seperti itu, maka Anda akan mengalami kesulitan,” jelas De La Hoya, seperti disadur dari Boxingscene, Jumat (25/8/2017).

“Selain itu, tinju juga bukanlah jenis bela diri yang mudah Anda pahami. Anda tidak bisa menyewa seorang petinju profesional untuk mengajari Anda selama dua bulan untuk langsung menjadi juara dunia. Setidaknya butuh 20 tahun untuk bisa mewujudkan hal itu,” tuntas pria asal Amerika Serikat itu.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini