Image

Tak Lakukan Manuver di Lap Terakhir, Marquez Akui Tak Bisa Tidur Tenang

Tatang Adhiwidharta, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017, 03:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 14 38 1755320 tak-lakukan-manuver-di-lap-terakhir-marquez-akui-tak-bisa-tidur-tenang-EGs4RD7Hed.jpg Marc Marquez. (Foto:AFP)

SPIELBERG – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku berjuang hingga titik darah penghabisan untuk bisa mempertahankan gelar juara MotoGP. Hal tersebut ia lakukan kala mengaspal di Sirkuit Red Bull Ring, Austria pada Minggu 13 Agustus 2017.

Ya, Marquez sejatinya mengawali lomba dari urutan pertama. Namun, ia harus puas menjadi runner-up usai balapan, karena Dovizioso berhasil mengalahkannya di tikungan terakhir.

Baca Juga: Juara 1 di GP Austria, Dovizioso Nikmati Persaingan dengan Marquez

Kendati demikian, The Baby Alien –julukan Marquez – merasa belum menyerah pada persaingan juara MotoGP. Ia menilaipeluang  untuk meraih gelar juara MotoGP belum tertutup. Terlebih ia masih berada di peringkat pertama klasemen sementara.

Mengenai persaingan dengan Dovizioso di Red Bull Ring, ia mengakui kalau Ducati lebih cepat. Bahkan pemilihan ban yang digunakan pesaingnya itu lebih baik. Terkait manuver yang dilakukan di lap terakhir, Marquez merasa ia harus melakukannya agar ia bisa tenang.

“Hari ini di lap terakhir saya memikirkan segalanya kecuali kejuaraan. Saya mendorong 100% dan saya memutuskan untuk semuanya, kejuaraan itu penting meski  berada di posis kedua. Tahun ini kami lebih dekat tapi hari ini Dovi, di lap terakhir, punya sedikit lebih kecepatan,” ujar Marquez mengutip dari laman resmi MotoGP, Senin (14/8/2017).

“Saya kalah tapi jauh lebih cepat di sana, mungkin karena ia memakai ban yang lebih lembut. Lantas saya mencoba di tikungan terakhir karena jika tidak, saya tidak akan bisa tidur nyenyak malam ini!,” tuntasnya.

 

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini