nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bercita-cita Jadi Pembalap Motocross, Marc Marquez Justru Sukses di MotoGP

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 11:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 12 38 1734302 bercita-cita-jadi-pembalap-motocross-marc-marquez-justru-sukses-di-motogp-k3g7HPS1yf.jpg Marquez saat bersama motor motocross-nya. (Foto: Twitter Marquez)

CERVERA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, bercerita tentang masa kecilnya. The Baby Alien –julukan Marquez– mengaku ingin bercita-cita menjadi pembalap motocross. Hal itu karena di usia 4 tahun, Marquez telah diberikan sang ayah yakni Julia Marquez sebuah motor motocross.

Karena itulah, Marquez kecanduan beraksi di atas sang kuda besi dan memenangi beberapa kejuaraan junior motocross. Namun di usia 9 tahun, peruntungan pembalap berusia 24 tahun itu berubah.

Ia mendapat tawaran untuk tampil di balapan yang berlangsung di trek aspal. Saat itu, Marquez mendapat tawaran dari tim Rojas Brothers dari Mataro. Meski sudah kesengsem dengan dunia motocross, Julia Marquez mengimbau sang anak untuk beralih menjadi pembalap yang mentas di aspal, bukan di tanah seperti yang dilakukan Marquez di ajang motocross.

Bisa dibilang, keputusan itu merupakan pilihan tepat. Marquez tumbuh sebagai pembalap jempolan dan kini di usianya yang baru menginjak 24 tahun, rider berpaspor Spanyol telah mengoleksi 3 gelar juara dunia MotoGP.

“Ya saya ingin menjadi pembalap motocross. Ketika usia saya 9 tahun, saya mendapat tawaran untuk membalap di trek aspal dan mereka (tim balap) berani membayar saya. Tim itu bernama Rojas Brother dari Mataro. Mereka mendukung saya dan saya pun memulai karier,” kata Marquez mengutip dari Speedweek, Rabu (12/7/2017).

“Saya pun sangat bangga saat itu. Sebab, apa pun yang saya lakukan selalu dibayar. Selanjutnya, ayah saya mengatakan saya akan terus membalap di trek aspal,” lanjut Marquez.

Sisa-sisa kepiawaian Marquez mentas di motocross sebenarnya masih terlihat. Pada 2016, Marquez berhasil menjuarai Superprestigio Dirt Track yang diadakan di Palau Sant Jordi, Barcelona, Spanyol. Padahal saat itu, Marquez berhadapan dengan jago-jago balap motocross, salah satunya Brad Baker dari Amerika Serikat.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini