Image

Para Pembalap Jalani Persaingan Ketat, Legenda MotoGP: Tak Capai Target Jadi Beban Tersendiri

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 00:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 18 38 1719348 para-pembalap-jalani-persaingan-ketat-legenda-motogp-tak-capai-target-jadi-beban-tersendiri-lCkPIHQEo6.jpg Para pembalap MotoGP (Foto: Laman resmi MotoGP)

CALIFORNIA – Kompetisi MotoGP 2017 menghadirkan sejumlah kejutan hingga seri ketujuh di Catalunya. Sejumlah pembalap dari berbeda tim sudah silih berganti mengisi podium utama.

Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, membuat kejutan dengan pencapaian gemilang di dua seri terakhir. Pembalap berpaspor Italia itu berhasil menjadi tercepat di Sirkuit Mugello dan Catalunya.

Sementara pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2017 dengan 114 poin. Pembalap berjuluk Top Gun itu meraih podium utama di Grand Prix (GP) Qatar, Argentina, dan Prancis.

Dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, masing-masing meraih satu kali podium juara hingga seri ketujuh. Marquez menjuarai GP Amerika Serikat di Sirkuit Austin dan Pedrosa menjuarai GP Spanyol di Sirkuit Jerez.

Dengan hasil itu, peta persaingan MotoGP 2017 menjadi ketat. Sayangnya, rekan setim Vinales yakni Valentino Rossi belum sekalipun meraih podium pertama hingga seri ketujuh.

Mengetahui hal tersebut, legenda MotoGP, Randy Mamola ikut menanggapi persaingan MotoGP di musim ini. Ia menyebut tidak mencapai target dalam setiap seri akan menjadi beban tersendiri bagi setiap pembalap.

“Ini jadi contoh lain dari pekerja keras yang tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya saat dia tidak mencapai target yang ditetapkan. Ketika pembalap tidak mencapai targetnya menjadi suatu beban tersendiri,” ujar Momola, seperti dilansir Motorsport, Senin (19/6/2017).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini