Image

Piala Sudirman 2017, Diharapkan Jadi Ajang Pembuktian Kebangkitan Sektor Tunggal Putri Indonesia

ant, Jurnalis · Rabu 17 Mei 2017, 16:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 17 40 1693277 piala-sudirman-2017-diharapkan-jadi-ajang-pembuktian-kebangkitan-sektor-tunggal-putri-indonesia-DoBB3FyQPX.jpg Fitriani tunggal putri Indonesia di Piala Sudirman 2017. (Foto: PBSI)

JAKARTA - Asisten pelatih bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Minarti Timur berharap ada pembuktian dari para wakil Tanah Air di sektor ini pada kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 21-28 Mei mendatang.

"Saya dan tim selalu berpesan pada anak-anak agar siapa pun yang diturunkan harus berusaha mencetak poin apa pun yang orang anggap, kita 'underdog' lah, gak diunggulkan lah yang penting mati-matian," kata Minarti.

Hal tersebut diungkapkan Minarti untuk mengomentari mengenai sektor tunggal putri yang dinilai tidak begitu diunggulkan dengan kurangnya prestasi dari sektor ini. Yang terpenting, lanjut dia, ada keberanian dulu untuk mengadu kemampuan dan jangan kalah sebelum bertanding.

"Urusan menang dan kalah urusan nanti, yang penting berani dulu, karena semua hasil latihan akan percuma jika kita tidak ada keberanian itu," ujar dia.

Pada turnamen Piala Sudirman yang tahun ini diselenggarakan di Gold Coast, Australia, Indonesia akan tergabung di Grup 1D bersama India dan Denmark.

"Persiapan kami sudah siap tempur, di sana nanti tinggal menjaga kondisi, mempelajari kekuatan lawan dan cara mengatasinya," kata Minarti.

Minarti menilai persaingan tunggal putri di Piala Sudirman akan ketat sejak fase grup, terutama dengan tim India yang akan menurunkan pemain peringkat empat dunia Pusarla V. Sindhu yang merupakan peraih perak Olimpiade.

"Jika melihat peringkat, India lebih berat dari Denmark dengan adanya Sindhu, namun kami juga harus mewaspadai pemain-pemain Denmark seperti Line Kjaersfeldt. Walau demikian dengan modal persiapan maksimal saya harap semua bisa tampil maksimal, namanya pertandingan siapa tahu kita bisa mencuri poin dari keduanya, tidak ada yang mustahil yang penting berani diadu dulu," tuturnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini