Image

Meski Kalah dari Unggulan Tiga Asal Jepang, Fajar/Rian Petik Pelajaran Berharga

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Jum'at 14 April 2017, 12:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 14 40 1667358 meski-kalah-dari-unggulan-tiga-asal-jepang-fajar-rian-petik-pelajaran-berharga-ILJUIeCTmJ.jpg Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Singapura Open 2017 (Foto: PBSI)

SINGAPURA – Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, terhenti di babak 16 besar Singapura Open Superseries 2017. Fajar/Rian takluk dari ganda putra Jepang yang menempati unggulan tiga asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, lewat pertarungan tiga set, 21-11, 16-21, dan 10-21.

Meski alami kekalahan, Fajar/Rian mengambil pelajaran berharga atas penampilannya tersebut. Menurut Fajar, dirinya bersama Rian sudah dapat mengendalikan permainan di set pertama.

Namun pada set kedua, Fajar mengakui dirinya dan Rian berada di area lapangan yang kalah angin. Akibatnya, tenaga mereka banyak terkuras lantaran meladeni serangan-serangan yang dilancarkan Kamura/Sonoda.

Game pertama kami menang angin dan tenaga juga masih full. Di game kedua kami kalah angin, terus tenaga tangan juga semakin menurun,” kata Fajar, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (14/4/2017).

Sementara itu, Rian mengatakan, dirinya dan Fajar masih sering memberikan bola tanggung ke lawannya tersebut. Ia pun tidak menampik kekuatan tangan mereka masih kurang dan ingin memperbaikinya dengan berlatih kembali.

“Mereka banyak main no lob kencang dan tenaga tangan kami kurang. Jadi balikannya suka ngambang-ngambang. Masalah kekuatan tangan ini harus kami perbaiki. Harus dilatih lagi, supaya kalau ramai di lapangan kami enggak cepat habis,” ungkap Rian.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini