nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Taufik, Giliran Hendrawan Tampil sebagai Pahlawan Pertahankan Piala Thomas Ke-13

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 16 Februari 2017 20:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 16 40 1620327 setelah-taufik-giliran-hendrawan-tampil-sebagai-pahlawan-pertahankan-piala-thomas-ke-13-Kjxk19xGzG.jpg Hendrawan menangis saat mengantarkan Indonesia memenangkan Piala Thomas (Foto: AFP)

PIALA Thomas 2002 akhirnya berhasil kembali ke tangan Indonesia setelah di malam final berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 3-2. Pertandingan menegangkan tersebut mampu dituntaskan Tim Merah Putih dengan kemenangan yang luar biasa.

Bertanding di Guangzhou, Indonesia berhasil melaju ke final usai mengalahkan Denmark di semifinal. Perjalanan Indonesia ke final pun terbilang mulus dan tak menemui hambatan sejak babak penyisihan grup.

Bertemu musuh bebuyutan membuat Indonesia harus menurunkan formasi terbaik di ajang final tersebut. Pemain berpengalaman yakni Hendrawan bahkan tampil menjadi pahlawan bagi Indonesia yang tampil di partai kelima.

Pada partai pertama, Indonesia menurunkan tunggal putra Marleve Mainaky. Sayang, Marleve gagal membuka kemenangan pertama bagi Indonesia setelah takluk dari pebulu tangkis Wong Choong Hann dengan skor format baru yakni 5-7, 5-7, dan 1-7.

Beruntung, ganda pertama Indonesia yakni Candra Wijaya/Sigit Budiarto mampu menyamakan kedudukan dengan skor 1-1. Candra/Sigit berhasil mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Chong Ming/Chew Choon Eng, dengan skor 7-3, 7-4, dan 7-2.

Pada partai ketiga, Indonesia menurunkan Taufik Hidayat. Setelah tampil menjadi pahlawan meraih Piala Thomas ke-12, kali ini Taufik malah gagal menyumbangkan poin bagi Indonesia. Peraih emas Athena 2014 itu takluk di tangan Lee Tsuen Seng lewat pertarungan sengit 7-1, 5-7, 2-7, 7-2, dan 3-7. Indonesia kalah 1-2.

Namun lagi-lagi, pasangan ganda putra berhasil menyelamatkan Indonesia. Halim Haryanto/Tri Kusharyanto berhasil mengalahkan pasangan Malaysia yakni Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, dengan skor 8-7, 7-8, 7-1 dan 7-3.

Pada partai terakhir, Hendrawan tampil menjadi penentu kemenangan Indonesia saat melawan Roslin Hashim. Tampil dengan percaya diri, Hendrawan bak kesetanan. Hashim yang ingin membawa Malaysia meraih gelar Piala Thomas, ternyata mampu memberi perlawanan kepada Hendrawan di set pertama.

Alhasil, skor pertama berakhir dengan sengit untuk kemenangan Hendrawan 8-7. Set kedua dan ketiga, Hendrawan tak ingin berdiam begitu saja. Penempatan bola yang apik beberapa kali membuat Hashim kesulitan untuk mengambil bola dan sering melakukan kesalahan sendiri. Akhirnya set kedua dan ketiga diselesaikan dengan kemenangan 7-2 dan 7-1.

Indonesia memastikan diri menjadi juara Piala Thomas untuk yang ke-13 kalinya. Namun, dominasi Indonesia di Piala Thomas hingga 2016. Setelah memiliki peluang untuk merebut gelar ke-14 pada 2016, Indonesia harus takluk dari Denmark dengan skor tipis 2-3.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini