Gelar Ke-10 Piala Thomas, Lagi-Lagi Indonesia Libas Denmark

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 02 Februari 2017 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 02 40 1607740 gelar-kesembilan-piala-thomas-lagi-lagi-indonesia-libas-denmark-PdY1cGehLW.jpg Piala Thomas (Foto: ANTARA)

PIALA Thomas 1996 menjadi momen Indonesia melibas kembali Denmark di partai puncak yang berlangsung di Hong Kong. Pertemuan pada 1996 menjadi keempat kalinya bagi kedua tim saling bertemu di babak final Piala Thomas.

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Indonesia selalu mengalami kemenangan. Tercatat dari tiga pertemuan, pertandingan ketat hanya dialami keduanya di pertemuan pertama mereka pada final 1964. Saat itu, Indonesia menang tipis 5-4.

Sementara pada pertemuan kedua dan ketiga, Indonesia tampil perkasa dengan melibas Denmark pada final 1973 dan 1979. Indonesia masing-masing menang dengan skor 8-1 dan 9-0.

Pada 1996 dengan format yang berbeda, keperkasaan Indonesia atas Denmark tampaknya belum terhenti. Indonesia merebut Piala Thomas yang ke-10 kalinya dengan menaklukkan Denmark dengan skor 5-0.

Bahkan, kemenangan 5-0 bagi Indonesia dirasa sangat antiklimaks setelah perjalanan tim Merah Putih di awal turnamen tidak mudah. Sejak babak penyisihan, Indonesia harus berjuang keras, salah satunya dengan melawan China yang saat itu tengah memperebutkan juara grup. Beruntung, Indonesia menang tipis 3-2.

Sementara pada semifinal, Indonesia kembali menemui kesulitan saat bertemu Korea. Namun, Indonesia memastikan diri melaju ke final usai menang tipis kembali 3-2 atas Korea. Denmark yang berhasil mengalahkan China di semifinal dengan skor tipis juga, yakni 3-2, bertemu Indonesia di final.

Pertarungan sengit yang terjadi di semifinal, justru membuat pertandingan di final berlangsung kurang seru. Indonesia yang menurunkan Joko Suprianto di partai pertama berhasil menang mudah atas Poul-Erik Hoyer Larsen dengan skor 18-14 dan 15-8.

Kemenangan terus dilanjutkan oleh pasangan fenomenal Ricky Subagja/Rexy Mainaky yang mengalahkan Jon Holst-Christensen/Jim Laugesen dengan skor besar 15-5 dan 15-7. Diikuti, Hariyanto Arbi yang memastikan Indonesia merebut gelar juara usai menaklukkan Thomas Stuer-Lauridsen dengan skor 15-8 dan 15-8.

Unggul 3-0, dua partai berikutnya ternyata tak dihilangkan begitu saja oleh Indonesia. Bambang Supriyanto/Rudy Gunawan dan tunggal putra Alan Budi Kusama, berhasil menaklukkan lawannya masing-masing. Kemenangan 5-0 menjadi skor telak atas Denmark.

Kemenangan ini juga memastikan Indonesia mengawinkan gelar Thomas-Uber untuk yang terakhir kalinya hingga saat ini. Setelah itu, Indonesia belum pernah mengawinkan gelar kembali sejak 1996.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini