Image

Top Sport: Lima Balapan Terbaik Valentino Rossi

Rully Fauzi, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2017, 18:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 24 38 1599823 top-sport-lima-balapan-terbaik-valentino-rossi-FNcIOcHmHF.jpg

RIDER Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memang sudah jadii ikon Grand Prix. Semua titel di Grand Prix telah dimenanginya.

Total dari kelas 125cc hingga MotoGP, sejauh ini Rossi sudah menjadi juara dunia sebanyak sembilan kali, meraih 106 kemenangan, 186 podium, dan 59 pole position. Semua itu diraih The Doctor -julukan Rossi- dalam 343 balapan yang sudah diikutinya.

Dari 343 Grand Prix yang sudah diikuti VR46, ada beberapa yang dinilai berkesan untuk rider yang kini berusia 37 tahun tersebut. Berikut lima balapan terbaik sepanjang karier Rossi, sebagaimana dimuat laman resmi Red Bull.

1. GP Australia 2001

Pada 2001, nama 500cc terakhir kalinya diberlakukan di premier class, sebelum akhirnya berubah menjadi MotoGP. Meski demikian, di musim inilah Rossi mampu menyabet gelar premier class pertamanya.

Gelar kelas 500cc di musim 2001 dipastikan jadi milik Rossi setelah ia mampu memenangkan GP Australia. Tak mudah bagi Rossi berjaya pada balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Phillip Island tersebut. Sebab, ia harus bertarung sengit dengan Max Biaggi sebelum akhirnya menang dengan perbedaan waktu hanya 0,013 detik.

2. GP Afrika Selatan 2004

Setelah tiga musim beruntun juara dengan Honda, Rossi memutuskan pindah ke Yamaha pada 2004. The Doctor pun diharapkan bisa memberikan kemenangan untuk Yamaha yang saat itu sudah 18 bulan tidak pernah berjaya di balapan.

Rossi pun membuktikan kepada publik bahwa dirinya memang luar biasa. Rider berkebangsaan Italia itu meraih kemenangan di seri pertama MotoGP 2004, yakni GP Afrika Selatan.

Di seri itu pula, ia menjadikan dirinya sebagai joki pertama yang mampu memenangkan premier class dua kali beruntun bersama tim pabrikan yang berbeda.

3. GP Spanyol 2005

Rossi memulai MotoGP 2005 dengan kemenangan. Kemenangan di GP Spanyol yang didapatnya saat itu terasa sangat istimewa lantaran dirinya mampu mengalahkan pembalap tuan rumah, Sete Gibernau, setelah sempat bertarung sengit.

Tidak mudah bagi Rossi mengalahkan Gibernau. Bagaimana tidak, Rossi terus-menerus mendapat sorakan dari para pendukung Gibernau. Meski demikian, The Doctor sekali lagi mampu membuktikan kualitasnya dengan menjadi yang tercepat di akhir balapan.

4. GP Amerika Serikat 2008

Di GP Amerika Serikat 2008, Rossi bertarung sengit dengan pembalap Tim Ducati saat itu, yakni Casey Stoner. Stoner yang sedang mempertahankan gelar juaranya di 2007, berusaha tampil dengan sempurna. Tapi, Rossi tak mau kalah begitu saja.

Rossi tampil dengan begitu menekan Stoner. Pada akhirnya, kemenangan pun menjadi milik The Doctor. Kemenangan ini menjadi titik balik Rossi untuk meraih kemenangan di seri-seri selanjutnya, hingga akhirnya menjuarai MotoGP 2008.

5. GP Catalunya 2009

Kedatangan Jorge Lorenzo ke Tim Yamaha di 2008, ternyata mampu menjadi ancaman bagi Rossi di 2009. Lorenzo dengan luar biasa mampu membuat The Doctor harus berjuang keras apabila tidak ingin kalah dari si anak baru.

Di GP Catalunya 2009-lah pertarungan sengit antara Rossi dan Lorenzo mulai terlihat. Keduanya tampil begitu luar biasa dan saling menyalip satu sama lain. Pada akhirnya, Rossi pun mampu menjadi yang tercepat, mengalahkan Por Fuera -julukan Lorenzo- yang tertinggal 0,095 detik.

(rul)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini