Bos Yamaha dan Suzuki Tolak Pembalap Ketiga di MotoGP 2017

Tatang Adhiwidharta, Jurnalis · Senin 14 November 2016 03:20 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 13 38 1540388 bos-yamaha-dan-suzuki-tolak-pembalap-ketiga-di-motogp-2017-f9kGYYdHgb.jpg Tim Manajer MotoGP. (Foto: GPONe)

VALENCIA – Musim 2017 belum dimulai, para petinggi MotoGP tengah membahas perihal diadakannya pembalap ketiga pada masing-masing tim balap. Hal tersebut dilakukan untuk mengganti peran pembalap inti seperti yang dilakukan balapan Formula One (F1).

Persaingan MotoGP 2016 berjalan sangat ketat, beberapa pembalap banyak mengalami kecelakaan yang berimbas cedera. Kejadian itu dialami oleh pembalap Ducati, Andrea Iannone dan Dani Pedrosa (Repsol Honda). Lantas tim dipusingkan mencari pengganti yang ideal untuk mengisi kekosongan itu.

Bos Yamaha Lin Jarvis, tak setuju apabila pembalap ketiga dihadirkan dalam persaingan MotoGP 2017. Sebab, seorang pembalap harus bisa kompetitif dengan individu lainnya dan harus mengaspal tiap pekan.

“Sulit untuk merencanakan sesuatu seperti itu (menambah pembalap ketiga). Karena pada akhirnya nanti, dalam semua harus kompetitif, seorang pembalap tetap butuh balapan setiap pekan,” ujar Jarvis mengutip GPOne, Senin (14/11/2016).

Senada dengan Jarvis, bos Suzuki Davide Brivio, melihat bahwa MotoGP memiliki perbedaan dengan ajang balap Jet darat. Seorang pembalap MotoGP berlomba dengan memiliki fisik dan kondisi yang kuat hal itulah yang menjadikan para Alien-sebutan pembalap MotoGP- kompetitif.

“Ini adalah semangat olahraga kami: Pembalap dalam kondisi terbaiklah yang akan berlomba, olahraga kami berbeda dengan Formula 1,” pungkasnya.  

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini