nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendadak Ingin BAB Jadi Masalah yang Kerap Melanda Atlet Lari Jarak Jauh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 23 Agustus 2016 20:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 08 23 43 1471318 mendadak-ingin-bab-jadi-masalah-yang-kerap-melanda-atlet-lari-jarak-jauh-BmU4wXdQQD.jpg Yohann Diniz ( Foto: Getty )

RIO DE JANEIRO – Olimpiade Rio 2016 diwarnai dengan sejumlah peristiwa unik. Sejumlah insiden kerap mewarnai pesta olahraga empat tahunan tersebut sejak awal pembukaan. Peristiwa unik berikutnya ketika seorang atlet balap cepat asal Prancis, buang air besar (BAB) di celana saat perlombaan.

Awalnya juara dunia jalan cepat ini tampil percaya diri di awal, namun menjelang 15 kilometer mencapai garis finish Yohann Diniz terlihat pucat dan BAB di celana. Usai kejadian itu, Diniz pun tergolek pingsan di arena perlombaan.

Kejadian seperti ini bukanlah pertama kalinya. Pada final jalan cepat musim 2012 seorang atlet Rusia, Valeriy Borchia, yang meraih medali emas di Beijing juga sempat pingsan dan tidak mampu menyelesaikan perlombaan. Ia akhirnya ditandu keluar arena dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Sebagaimana diberitakan Heavy, Selasa (23/8/2016), Diare atau trots merupakan masalah utama yang kerap menimpa para atlet, terutama bagi atlet barap lari jarak jauh. Menurut penelitian 20 sampai 50 persen atlet menderita urgensi untuk buang air besar.

Hal ini dikarenakan usus bergerak dan mempercepat proses buang air besar. Efek dehidrasi juga bisa menjadi penyebab lain dalam kasus serupa.

“Para pelari biasanya mengeluh sering ingin buang air besar ketika sedang berlomba maupun sesudah perlombaan. Mereka kerap merasa kembung dan pada akhirnya mereka tidak mampu menahannya,” tutur Dr.Sophie Balzora selaku dokter dari Langone Medical Center.

(lsk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini