Turnamen Grand Slam Paling Sengit bagi Murray

Reza Saputra, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2016 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 25 40 1345745 turnamen-grand-slam-paling-sengit-bagi-murray-QPGasrVrCi.jpg Andy Murray. (Foto:Reuters/Ahmed Jadallah)

MELBOURNE – Kejuaraan Australia Open 2016 sudah berlalu hampir dua bulan lamanya. Namun kenangan bermain di partai final Australia Open 2016 masih belum bisa dilupakan oleh petenis asal Inggris, Andy Murray.

Murray mengaku, Australia Open 2016 adalah turnamen grand slam tersulit yang pernah dijalani. Bagaimana tidak, sebab di waktu yang bersamaan, ia tengah menantikan kehadiran buah hati pertamanya.

“Itu mungkin Slam terberat yang mampu menguras mental, tapi saya berhasil belajar banyak dari turnamen itu juga,” kata Murray, seperti disadur dari Tennis World USA, Jumat (25/3/2016).

“Saya pasti tidak ada berada di posisi itu lagi – begitu juga dengan Kim. Karena itu merupakan situasi yang sangat menegangkan bagi semua orang,” lanjutnya.

Mesk begitu Murray gagal mengangkat trofi juaranya. Petenis 28 tahun harus mengakui keunggulan Novak Djakovic dengan 1-6, 5-7, 6-7 tiebreak 3-7.

(rzs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini