Bos Indiana Wells Tuai Kontroversi

Riski Bayuni Sagala, Jurnalis · Senin 21 Maret 2016 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 21 40 1341960 bos-indiana-wells-tuai-kontroversi-rD244hPnCD.jpg Serena Williams dan Victoria Azarenka (Foto: Twitter WTA)

CALIFORNIA – Direktur turnamen Indiana Wells, Raymond Moore, sontak menjadi perhatian publik saat menyampaikan komentar panas sebelum laga final pada hari ini, Senin 21 Maret 2016. Pria yang juga menjabat sebagai CEO Indiana Wells itu menyatakan bahwa seharusnya petenis perempuan berterima kasih kepada petenis pria karena tanpa mereka laga tenis tidak akan banyak diminati.

“Jika kembali bermain tenis, saya ingin berada di WTA (Asosiasi Tenis Wanita) karena mereka hanya menerima. Mereka tidak membuat keputusan apa-apa dan mereka sangatlah beruntung. Jika saya adalah petenis perempuan maka akan berterima kasih kepada Roger Federer dan Rafael Nadal karena mereka telah membuat olahraga ini dikenal,” ujar Moore, seperti dilansir Fox Sports, Senin (21/3/2016).

Tak perlu menunggu lama, komentar mantan petenis dunia tersebut langsung dinilai memojokkan kaum hawa. Berbagai protes diajukan usai komentar tersebut disampaikan.

Akibat dari protes keras yang disampaikan, Moore segera meminta maaf. Ia menyatakan sangat menyesal dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun.

“Saya benar-benar minta maaf atas pernyataan itu. Saya minta maaf kepada semua pihak dan seluruh petenis yang bernaung di WTA. Kami menampilkan final tenis wanita hari ini dan mereka menunjukkan kekuatan, khususnya Serena (Williams) dan Victoria (Azarenka). Sekali lagi saya minta maaf,” ujar Moore.

(fap)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini