nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Beratnya Peluang Indonesia Menggelar MotoGP 2017

Agregasi Sports Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 16 September 2015 12:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 09 16 38 1215128 penyebab-beratnya-peluang-indonesia-menggelar-motogp-2017-bGaPwttMPX.jpg Peluang Indonesia semakin berat menggelar MotoGP 2017. (Foto ilustrasi: Lorenzo - AFP/Marcelo del Pozo)

JAKARTA - Indonesia menjadi salah satu calon tuan rumah MotoGP 2017, berdasar keputusan International Motorcycling Federation (FIM) atau Federasi Otomotif Internasional.

Menurut laporan Sport Rider, mengutip dari Sindonews.com, Rabu (16/9/2015), Indonesia harus bersaing dengan Kazakhstan, Thailand dan Finlandia. Jika nantinya terpilih, Indonesia akan menjadikan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat sebagai arena persaingan para rider papan atas dunia.

Dari sisi kesiapan, tiga negara saingan Indonesia dinilai lebih baik. Thailand yang memiliki Chang International Circuit sudah merampungkan renovasi sehingga Dorna Sports mengadakan putaran World Superbike di sana pada 2015. Sementara itu, otoritas nasional di Finlandia telah membuat komitmen serius dengan Dorna Sports usai GP San Marino, akhir pekan lalu.

Sedangkan Indonesia masih berkutat dengan negosiasi uang jaminan yang diminta Dorna. Pemerintah hanya sanggup menyediakan tiga juta euro (Rp49 miliar). Sementara Dorna meminta sekurang-kurangnya tujuh juta euro atau sekira Rp115 miliar (kurs valas satu euro=Rp16.404 per 16 September 2015 pukul 12.38 WIB).

Kabar baiknya, FIM dan Dorna dilaporkan sepakat menambah dua lokasi untuk MotoGP 2017. Itu artinya, akan ada 20 balapan dalam satu musim. Melihat hal tersebut, peluang Indonesia untuk bersaing menyelenggarakan MotoGP kembali terbuka. Hal ini juga telah disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

"Kami telah berkirim surat ke pihak-pihak resmi, baik Dorna dan Federasi Balap Internasional. Kami dan Kementerian Pariwisata telah membicarakan anggarannya, meskipun ada angka yang akan dinegosiasi lagi," kata Imam saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Jakarta, Rabu 9 September 2015. (Susanto/Sindonews.com)


Lihat video: Kejelian Marquez Terbukti Sukses Kalahkan The Doctor