nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Tak Sanggup Bayar Jaminan MotoGP 2017

Agregasi Sports Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 11 September 2015 11:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 09 11 38 1212373 pemerintah-tak-sanggup-bayar-jaminan-motogp-2017-kIwN1Iwr6E.jpg Pemerintah tak sanggup membayar jaminan yang diminta promotor MotoGP. (Foto ilustrasi: Lorenzo, Rossi dan Marquez - AFP/Mical Cizek)

JAKARTA - Sirkuit Sentul yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat direncanakan akan menggelar balapan motor paling prestisius di dunia. Hal itu diungkapkan langsung Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora) RI, Imam Nahrawi.

Imam mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengoptimalkan negosiasi bersama Federasi Balap Internasional (FIA) dan Dorna untuk merealisasikan rencana tersebut. Komunikasi mulai berjalan setelah Kemenpora melayangkan surat resmi ke pihak Dorna.

"Kami telah berkirim surat ke pihak-pihak resmi, baik Dorna dan Federasi Balap Internasional. Kami dan Kementerian Pariwisata telah membicarakan anggarannya, meskipun ada angka yang akan dinegosiasi lagi," kata Imam belum lama ini, mengutip Sindonews.com, Jumat (11/9/2015).

Anggaran yang dimaksud Imam adalah uang yang diminta Dorna, sebagai promotor utama MotoGP, untuk menjamin Sentul benar-benar sanggup menggelar balapan. Sayangnya, nominal yang diminta belum bisa disanggupi oleh pemerintah.

"Mereka meminta sekitar tujuh juta euro (sekira Rp113 miliar), tapi angka itu buat kita terlalu besar. Pemerintah sanggup sekitar dua sampai tiga juta euro (Rp32 miliar - Rp48 miliar)," lanjutnya.

Meski belum memenuhi persyaratan, Imam mengaku optimistis Valentino Rossi dkk akan benar-benar menjalani balapan di Indonesia. Sambil menunggu negosiasi berjalan, Menpora memastikan kementeriannya mengawasi pembangunan fasilitas internasional di Sirkuit Sentul. "Kami sudah meminta status tanah di Sentul," tandasnya. (Susanto/Sindonews.com)

(fap)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini