Empat Kecelakaan Fatal di Sirkuit yang Angker Ini

Agregasi Sports Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2015 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 28 38 1186721 empat-kecelakaan-fatal-di-sirkuit-yang-angker-ini-FLaeZ7NHv9.jpg Empat kecelakaan di sirkuit angker. (Foto: AFP/Saeed Khan)

SUZUKA - Kecelakaan yang menimpa Casey Stoner saat mengikuti balapan Suzuka 8 Hours di Sirkuit Suzuka, Minggu 26 Juli 2015 bukan hal baru. Sirkuit tersebut sudah beberapa kali menelan korban jiwa.

Sirkuit Suzuka di Jepang sempat dicoret dari kalender balap MotoGP setelah menelan korban pada 2003. Saat itu, pembalap tuan rumah Daijiro Kato tewas setelah mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas jelang GP Jepang.

Suzuka dianggap mengabaikan keselamatan pembalap dengan tata letak petugas medis yang tidak ergonomis, sehingga penanganan kecelakaan lebih lambat. Setelah peristiwa kematian Kato, sirkuit tersebut sempat dicoret dari kalender balap MotoGP.

Setelah kecelakaan di ajang MotoGP, Suzuka kembali jadi tempat kecelakaan balap di berbagai lomba balap. Pada 2013, pembalap Ferrari 458 Shigeru Terajima terlibat insiden di sirkuit tersebut, setahun setelahnya, Sirkuit Suzuka juga menjadi tempat kecelakaan pembalap Formula One Jules Bianchi yang kemudian meninggal Sabtu 18 Juli 2015.

Terbaru, Sirkuit Suzuka juga membuat Stoner cedera bahu dan kaki setelah mengalami kecelakaan tunggal di ajang Suzuka 8 Hours, Minggu 26 Juli 2015.

Berikut ini empat kecelakaan fatal yang pernah terjadi di Sirkuit Suzuka, mengutip Sindonews.com, Selasa (28/7/2015):

1. Daijiro Kato, MotoGP 2003

Kritik muncul soal penanganan terhadap Daijiro Kato setelah ia mengalami kecelakaan di Sirkuit Suzuka. Menurut peraturan, jika terjadi kecelakaan berat, bendera merah harus segera dikibarkan dan balapan dihentikan. Namun, ketika itu yang dikibarkan hanya bendera kuning. Balapan terus berlangsung hingga usai.

Kato yang tergeletak di tengah trek diangkat tim medis ke mobil ambulans, di tengah balapan yang berlangsung.

Komite Investigasi Federasi Balap Internasional (FIA) menyatakan petugas tidak menangani Kato dengan prosedur yang benar. Tim medis memindahkan tubuh Kato ke tandu dengan kasar hingga kepalanya terbentur dan memperparah cedera di bagian leher dan kepala. Sejak itu, Suzuka tidak pernah lagi dipilih menjadi tuan rumah seri MotoGP karena dianggap tidak aman.

2. Shigeru Terajima, SuperCar 2013

Pada Rabu 15 Mei 2013 terjadi kecelakaan mengerikan yang menimpa pembalap Ferrari 458, Shigeru Terajima, yang mengikuti balapan supercar di sirkuit Suzuka, Jepang. Supercar itu menghantam pagar pembatas dan hancur berkeping-keping.

Meski mobil sudah tak berbentuk, Terajima dinyatakan selamat setelah dilarikan ke rumah sakit. Namun jika melihat rekaman video kecelakaan itu, Terajima bisa disebut mendapat keajaiban.

3. Jules Bianchi, Formula One 2014

Bianchi adalah pembalap Formula One yang memperkuat tim Marussia saat mobilnya menabrak crane di Sirkuit Suzuka pada Oktober 2014. Crane tersebut tengah mengevakuasi mobil Adrian Sutil yang sebelumnya tergelincir kerena hujan.

Sejumlah pihak berpendapat, sirkuit seharusnya menghentikan balapan saat evakuasi mobil Sutil berlangsung, sehingga kecelakaan Bianchi tidak terjadi. Dalam keadaan hujan lebat, Suzuka hanya mengibarkan bendera kuning dan tidak menghentikan balapan.

Bianchi kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera kepala serius. Pembalap Prancis itu koma selama sembilan bulan sebelum akhirnya meregang nyawa Sabtu 18 Juli 2015.

4. Casey Stoner, Suzuka 8 Hours 2015

Stoner menjadi pembalap terbaru yang terlibat kecelakaan di Sirkuit Suzuka, Jepang. Saat melakoni balapan Suzuka 8 Hours, akhir pekan lalu, motornya keluar jalur dan menabrak dinding pembatas.

Mantan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu selamat, namun mengalami cedera bahu dan kaki. Media setempat melaporkan, penyebab kecelakaan Stoner adalah kesalahan teknis pembalap ketika memasuki tikungan. (Susanto/Sindonews.com)

(fap)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini