nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Insiden yang Membuat Marquez Ditinggal Rossi

Daniel Setiawan, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2015 16:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 06 30 38 1173888 tiga-insiden-yang-membuat-marquez-ditinggal-rossi-qLvI6mLQrb.jpg Tiga insiden yang membuat Marquez semakin ditinggal Rossi. (Foto: Reuters/Michael Kooren)

MUSIM ini tidak berjalan mulus untuk rider Repsol Honda, Marc Marquez. Dari delapan seri yang sudah dilakoni sang juara bertahan, baru satu kali ia mengamankan podium puncak yakni pada seri kedua di Sirkuit Austin, Amerika Serikat.

Setelah seri Austin, Marquez seolah kehilangan sentuhannya ibarat pembalap kelas Moto2 yang terlalu dini mencicipi MotoGP. Berulang kali Baby Alien harus mencicipi panasnya aspal dan gravel sirkuit (sebaran pasir di luar aspal trek).

Berikut ini adalah tiga insiden yang menimpa Marquez pada MotoGP musim 2015 sehingga membuat dirinya semakin tertinggal dari Rossi:

1. Rio Hondo, Argentina

Marquez memiliki catatan yang cukup bagus sejak sesi free practice di seri ini. Bahkan pada kualifikasi, pembalap 22 tahun tersebut berhasil menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 1 menit 37.802 detik.

Pada saat race, pembalap asal Spanyol tersebut mendapat kawalan ketat dari pesaing utama sekaligus sang idola, Valentino Rossi. Petaka terjadi ketika balapan menyisakan dua lap lagi. Sempat menyenggol Rossi di tikungan keempat, Marquez akhirnya tersungkur ketika motornya menyenggol bagian belakang YZR-M1 milik Rossi di tikungan kelima.

Ketidaksabaran Marquez harus dibayar mahal pada race ini. Jika dirinya bisa mengendalikan emosi, bukan tidak mungkin ia bisa menyalip seniornya tersebut. Apalagi, balapan masih menyisakan dua lap lagi.

2. Mugello, Italia

Setelah tersungkur di Argentina, Marquez comeback dengan finis di posisi kedua pada seri berikutnya di Jerez dan posisi empat di seri Prancis. Sayang, saat performanya mulai menanjak ia harus kembali mencicipi hasil pahit.

Marquez terlibat perebutan tempat kedua dengan tiga rider yaitu Andrea Iannone, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi di seri Mugello. Pada saat menyisakan enam putaran, Marquez yang berada di posisi tiga kehilangan kendali motornya di tikungan dan terseret hingga gravel.

Tidak seperti seri Argentina, sebenarnya Marquez menjalani race dengan cukup aman dan tidak terburu-buru. Bahkan ia menjadi pencetak fastest lap pada race tersebut. Kegagalan Marquez di Jerez bisa dikatakan karena tidak beruntung.

 

3. Katalunya, Spanyol

Dewi Fortuna belum menaungi Marquez pada seri berikutnya di Katalunya. Setelah gagal di Mugello, Baby Alien kembali harus mencicipi hangatnya aspal di sirkuit sepanjang 4,7 kilometer itu.

Marquez memulai balap dengan meyakinkan. Sang juara bertahan menempel ketat Jorge Lorenzo untuk memperebutkan posisi pertama. Sayang, perlawanannya kepada X-Fuera – julukan Lorenzo – harus terhenti pada lap ketiga ketika ia tersungkur ke gravel setelah coba menghindari Lorenzo.

Marquez memang mengeluhkan grip ban motornya yang kurang maksimal sebelum race. Nampaknya hal tersebut berakibat fatal untuk sang pembalap. Terlihat Marquez seolah tidak mampu menahan laju motornya hingga ia terpaksa membawa motornya keluar lintasan. Sialnya, ia terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balap.

(fap)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini