nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aceh Siapkan 151 Atlet untuk Porwil Sumatera 2015

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 29 Januari 2015 05:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 01 29 43 1098678 aceh-siapkan-151-atlet-untuk-porwil-sumatera-2015-FJFk53tPoW.jpg Provinsi Aceh siapkan 151 atlet untuk Porwil 2015 (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

BANDA ACEH – Provinsi Aceh menyiapkan 151 atlet untuk berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga (cabor) di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2015 di Bangka Belitung pada September 2015.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi itu, juga menyiapkan 260 atlet dalam Pra-PON XIX tahun ini yang mempertandingkan 26 cabor. Para atlet yang disiapkan akan segera memasuki Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Ketua harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar, telah membentuk panitia Pelatda yang akan mengkoordinasi segala kebutuhan persiapan para atlet. Dia menetapkan Bachtiar Hasan sebagai ketua panitia, dan T. Rayuan Sukma sebagai wakil, selanjutnya Dahlan, sekretarisnya, dalam rapat panitia Pelatda di Gedung KONI Aceh.

“Kepada ketua panitia untuk mengatur dan mengkoordinir tugas-tugas anggota pantia dan memperhatikan, dengan memperhatikan efektivitas dan efesiensi dalam pencapaian tujuan,” katanya disela rapat, Rabu (28/1/2015).

Rapat memutuskan pelaksanaan Pelatda atlet Porwil dan praPON dimulai dari Maret 2015. Kamaruddin minta panitia fokus pada tugas sesuai dengan bidang masing-masing.Bachtiar Hasan menyebutka, ada beberapa persiapan yang sudah dirumuskan yaitu, persiapan adminstrasi bagi atlet dan pelatih Pelatda, selanjutnya pemanggilan merekan.

Pembekalan Pelatda yang rencananya pada April 2014, kemudian tes fisik awal, try out dan ujicoba, monitoring dan evaluasi, persiapan akhir dan pelepasan kontingen.“Kepada Pengprov (yang mengikuti Pelatda) agar segera melakukan aktivitas latihan, agar pada saat masuk Pelatda sudah siap secara fisik dan mental,” kata ujarnya.

Pelatda Porwil dan praPON sebagian besar akan digelar di Banda Aceh. “Kalau kita sepakati mungkin bisa di kabupaten atau di luar propinsi,” tambah Rayuan Sukma.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini