Rossi Sebut Persaingan dengan Stoner yang Terhebat

Arief Hadi Purwono, Jurnalis · Sabtu 01 November 2014 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 01 38 1059699 rossi-sebut-persaingan-dengan-stoner-yang-terhebat-Kbv6VLFnew.jpg Valentino Rossi mengingat pertarungannya dengan Casey Stoner (Foto: Reuters)

TAVULLIA – Pengalaman segudang sudah jelas dimiliki rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi di MotoGP. Joki berjuluk The Doctor itu juga telah melewati persaingan demi persaingan dengan pembalap-pembalap muda yang bertenaga dan handal di tiap musimnya.

Dari semua pertarungan tersebut, Rossi memilih persaingan sengitnya melawan Casey Stoner di Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat tahun 2008 lalu sebagai yang terbaik. Kala itu pertarungan keduanya memang ketat, hingga di putaran terakhir Stoner terjatuh dan Rossi memenangkan pertandingan. Di tahun itu, Rossi juga menjadi pemenang MotoGP.

Meski memilih persaingan melawan Stoner, sebagai favoritnya. Rossi yang kini berusia 35 tahun itu juga menceritakan persaingan dengan pembalap lainnya, termasuk rekannya Jorge Lorenzo dan juga duo pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

“Saya pikir yang pertama dengan Pedrosa di Brno pada tahun 2006, dan saya bersama Camel Yamaha. Itu kali pertamanya Pedrosa tiba (berada di depan) dan saya berkata sial! Pria ini datang dari kelas 250cc, sekarang kami memiliki dua alasan di MotoGP! Dan boom-boom-boom seperti ini,” terang Rossi disadur dari Crashnet, Sabtu (1/11/2014).

“Bersama Stoner di Laguna Seca, Jorge di Barcelona dan Marquez tahun ini – saya mengalami banyak pertarungan, namun untuk saya yang terbaik adalah dengan Casey di Laguna,” akunya.

Namun setelah Stoner pensiun, Marquez muncul sebagai pembalap muda yang memiliki potensi dan selalu terlibat pertarungan dengan Rossi. Meski begitu, pria berpaspor Italia itu memuji Marquez yang cerdas.

“Marc pria cerdas, dan ia memiliki passion besar dengan motor. Ia telah mengikuti olahraga (sebelum berlomba), jadi ia tahu semua pengendara dan saya pikir ia belajar sangat banyak dari cara ia berlomba dengan lawan-lawannya,” tuntas Rossi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini