JAKARTA - KRMT. Roy Suryo Notodiprojo resmi melepaskan jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Tongkat estafet pria yang juga ahli telematika itu pun dilanjutkan oleh Imam Nahrawi untuk jangka waktu lima tahun ke depan.
Pesan khusus pun disampaikan Roy Suryo untuk penggantinya. Seperti penyatuan KONI-KOI, soal PSSI, pengembangan prestasi olahraga Tanah Air, dan sederet problematika lainnya.
"Jangan ada dua matahari di kantor Kemenpora. Menteri kita adalah mas Imam Nahrawi. Pesan saya khusus untuk beliau, teruskan apa yang sudah dilakukan, jaga persatuan dan kesatuan kantor," tegas Roy Suryo di hadapan awak media di Wisma Menpora, Rabu (29/10/2014).
"Kantor ini milik seluruh warga Indonesia, semua golongan, dan semua lapisan masyarakat. Jangan hanya milik golongan tertentu. Majukan kepemudaan, majukan olahraga Indonesia," sambungnya.