JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Kerja, Imam Nahrawi, mengaku belum mengetahui dengan jelas tugas barunya. Politikus PKB itu juga mengungkapkan kalau dirinya belum merancang program kerja, terutama di bidang pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia.
Pria 41 tahun itu akan bertemu dan berbicara dahulu dengan berbagai pihak yang mempunyai kewenangan dan kemampuan dalam pembinaan olahraga nasional.
"Koordinasi total dengan semua stakeholder di bidang olahraga, sepakbola dan semua cabang. Insya Allah dalam sebulan ini, saya akan mendalami semuanya," ujar Imam ketika ditemui Okezone setelah acara serah terima jabatan Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014).
Imam yang ditunjuk Presiden Joko Widodo menggantikan Roy Suryo itu menambahkan, selain akan berdiskusi dengan beberapa pihak seperti KONI, KOI, organisasi induk olahraga dan dunia usaha, ia juga akan 'blusukan' ke beberapa daerah untuk mengetahui dengan detil masalah yang dialami para atlet dan pelatih.
"Saya akan mendatangi cabang-cabang yang sedang berupaya (berlatih). Mencari tahu apa yang kurang, bagaimana mengatasinya, apakah dananya, alatnya atau fasilitasnya. Termasuk ingin mendengar keluhan soal pekerjaan Kemenpora sebagai fasilitator pembinaan olahraga," urainya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.