nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Finalis US Open Tolak Penghargaan

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 25 September 2014 08:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 09 25 39 1044026 c9LEjc3ukX.jpg Kei Nishikori (Foto: Mike Segar/Reuters)

HONGKONG – Petenis asal Jepang Kei Nishikori kembali menolak tawaran Honorary Prefectural Citizen oleh pemerintah Prefektur Shimane. Finalis Grand Slam US Open 2014 tersebut merasa dirinya belum layak menerima apresiasi seperti itu.

 

Nishikori tampil cemerlang di Grand Slam US Open pada tahun ini. Petenis berusia 24 tahun itu melenggang ke ke final usai menaklukan petenis Serbia Novak Djokovic di semifinal.

 

Torehan tersebut tidak cuma menjadi pencapaian terbaik dia di turnamen tenis grand slam, sukses itu sekaligus membuat dia menjadi petenis pria asal Asia pertama yang mampu mencapai final Grand Slam.

 

Pemerintah kota kelahiran Nishikori di Prefektur Shimane pun berniat memberikan penghargaan. Sudah dua kali tawaran itu dilontarkan. Akan tetapi, Nishikori menolak dua kali tawaran itu, dia merasa penghargaan itu hanya layak diterima setelah ia menjadi seorang juara.

 

"Itu penawaran yang kedua kalinya. Penghargaan itu menjadi penghormatan besar buat saya. Saya berada dalam jalur untuk mencapai tujuan saya," kata Nishikori, seperti dikutip CNN, Kamis (25/9/2014)

 

"Itu menunjukkan saya belum mencapai apapun. Saya rasa masih banyak hal yang harus saya selesaikan dan saya masih muda. Maka, saya pikir saya akan menerima (penghargaan itu) apabila saya sudah mampu mendapatkan titel Grand Slam,” sambung petenis yang mengawali karier profesionalnya pada tahun 2007 tersebut.

 

"Jalan ke sana sudah makin dekat karena saya nyaris mendapatkannya. Tapi saya paham mencapai semifinal Grand Slam sungguh berat. Bisa jadi memang masih jauh (jadi juara) tapi, anda tahu, saya sudah ada di top 10 sekarang dan saya saya benar-benar sampai di sini. Saya mempunyai cukup tenaga dan talenta untuk menggapai final. So, saya berharap bisa menjejak langkah serupa lagi suatu hari nanti," tutupnya.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini