Share

Sabet Dua Trofi, Ketum PBSI Beri Selamat

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Senin 21 Juli 2014 01:24 WIB
https: img.okezone.com content 2014 07 21 40 1015511 SnAYfnI0bl.jpg Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari> (Foto: SINDO)

TAIPEI CITY – Indonesia berhasil meraih prestasi yang membanggakan di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014. Gelar juara dibawa pulang lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dan Hendra Aprida Gunawan/Andrei Adistia di nomor ganda putra.

 

Praktis, keberhasilan dua wakil Merah Putih itu disambut dengan suka cita oleh Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI. Orang nomor satu di cabang bulutangkis ini semakin senang karena sektor putri berhasil menorehkan prestasi terbaik di di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014.

Follow Berita Okezone di Google News

 

“Indonesia berhasil meraih dua gelar juara di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014. Selamat kepada Greysia/Nitya dan Hendra/Andrei atas hasil kerja keras yang diraih, semoga prestasi ini dapat diikuti oleh rekan-rekan lainnya,” kata Gita.

 

"Kemenangan ini merupakan suatu progres baru bagi sektor ganda putri Indonesia. Gelar juara ini juga dapat menjadi modal kepercayaan diri untuk Greysia/Nitya, sekaligus pembuktian bahwa permainan mereka sudah berada di level kelas elit dunia,” lanjut Gita soal kemenangan Greysia/Nitya.

 

Greysia/Nitya kembali mengejutkan para pecinta bulutangkis dengan menumbangkan salah satu ganda putri terbaik dunia, Wang Xiaoli/Yu Yang (Tiongkok). Ini adalah kemenangan kedua Greysia/Nitya atas Wang/Yu setelah di pertemuan terakhir mereka di French Open Super Series 2013, Greysia/Nitya juga menang 21-17, 14-21, 23-21. Rekor pertemuan kedua pasangan pun menjadi imbang 2-2.

 

“Puji Tuhan, kami senang sekali akhirnya bisa tembus jadi juara. Gelar ini membuat kami makin percaya diri jelang World Championships dan Asian Games 2014. Kemenangan ini memang lebih mudah dibanding pertemuan terakhir yang harus rubber game. Kali ini kami bisa mengontrol lawan di lapangan,” ujar Greysia.

 

“Kami merasa tampil konsisten, kami tak mau lawan kembali ke permainan mereka. Kami terus memaksa mereka masuk ke irama permainan kami. Selain itu kami percaya dan yakin akan kemampuan kami untuk bisa mengalahkan Wang/Yu lagi,” jelas Nitya kepada Badmintonindonesia.org.

 

Pada final ganda putra, Hendra Aprida Gunawan/Andrei Adistia berhasil mengalahkan pasangan Li Junhui/Liu Yuchen 21-14, 16-21, 21-16. Sayang, keberhasilan kedua pasangan gagal diikuti oleh Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika yang takluk di partai final.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini