Share

Kejar Rekor Federer Bukan Motovasi Utama Nadal

Reza Jailani, Jurnalis · Senin 09 Juni 2014 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 09 432 995982 pxXVhn22CD.jpg Rafael Nadal (Foto: Reuters)

PARIS - Petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal kini hanya tinggal membutuhkan empat Grand Slam lagi  jika ingin mematahkan rekor yang dimiliki oleh sang senior, Roger Federer dengan 17 gelar Grand Slam. Namun, memecahkan rekor bukanlah target utamanya sebelum menutup karier sebagai petenis profesional.

Nadal memang memastikan gelar Grand Slam ke-14 nya setelah mengalahkan rival utamanya, Novak Djokovic di partai puncak French Open 3-6, 7-5, 6-2, dan 6-4, dini hari tadi. Kemenangan tersebut menjadikannya sebagai petenis yang paling sering mengangkat Piala Roland Garros, tercatat ia telah sembilan kali menjadi penguasa turnamen tersebut (2005, 2006, 2007, 2008, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014).

Follow Berita Okezone di Google News

Bagi Nadal sendiri, kunci kemenangannya adalah saat ia berhasil merebut set kedua dari Djokovic melalui tie break 7-5. Itu adalah titik balik dimana ia sempat tenggelam dalam dominasi Djoker-julukan Djokovic- di set pembuka.

“Sangat penting bagi saya untuk memenangkan set kedua, tanpa kemenangan di set kedua saya tidak tahu apakah saat ini saya dapat merengkuh trofi ini,” ucap Nadal.

Saat ini Nadal beriringan bersama legenda tenis asal Amerika, Pete Sampras di posisi kedua petenis yang mengoleksi gelar Grand Slam paling banyak sepanjang sejarah dengan 14 gelar. Peringkat teratas di pegang oleh mantan petenis nomor satu dunia, Roger Federer dengan 17 gelar Grand Slam dan kini masih aktif bermain.

“Federer memiliki 17 gelar dan saya telah berada di angka 14. Memecahkan rekor miliknya bukanlah motivasi utama saya saat ini. Saya akan membuat kisah saya sendiri. Saya tidak begitu peduli dengan rekor. Saya akan tetap bermain dengan intensitas tinggi dan masih termotivasi,” jelas pemain yang berjulukan King of Clay, dikutip situs resmi ATPworldtour, Senin (9/6/2014).

“Bagi saya memenangkan turnamen merupakan cerminan dari kerja keras Anda. Bagaimanapun juga saya merasa senang dan secara personal sangat puas,” paparnya.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini