Tommy Perpanjang Rekor Buruk atas Chong Wei, Indonesia Tertinggal

Achmad Firdaus, Jurnalis · Jum'at 23 Mei 2014 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 23 40 989365 vXrDPCQsSn.jpg Tommy Sugiarto (Foto: Badminton.org)

NEW DELHI - Tim Thomas Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1 dari Malaysia pada babak semifinal Thomas-Uber Cup 2014. Tommy Sugiarto yang turun di laga pertama, belum mampu menghapus rekor buruknya atas Lee Chong Wei. Tommy kalah 19-21, 13-21.

Bertanding di Siri Fort indoor Stadium, Jumat (23/5/2014) malam WIB, Tommy dihadapkan pada lawan yang belum pernah dikalahkannya, Lee Chong Wei. Rekor mencatat, dalam sembilan pertemuan, Tommy selalu takluk dari Chong Wei.

Di awal game, Tommy sempat menggebrak dengan unggul 6-3 dan kemudian menambahnya jadi 11-6 di interval pertama. Namun, Chong Wei mulai menunjukkan kelasnya di pertengahan game.

Dengan cerdik, pebulutangkis nomor satu dunia ini memaksa Tommy pontang-panting mengejar bola. Dan lewat sebuah reli panjang, Chong Wei berhasil menyamakan kedudukan di angka 15-15.

Dari sini, pertarungan berlangsung cukup sengit. Tommy masih mampu meladeni dominasi Chong Wei hingga angka 19-19. Namun, di dua angka berikutnya, Chong Wei tak terbendung dan merebut game pertama 21-19.

Di game kedua, Tommy coba bermain lebih agresif. Pebulutangkis peringkat lima dunia ini sempat unggul 5-1. Akan tetapi, lagi-lagi, Chong Wei mampu mengejar ketrtinggalannya dan menyamakan kedudukan 7-7.

Dalam posisi tertinggl 8-9, Tommy sempat meminta perawatan tim medis karena ada masalah pada lututnya. Setelah mendapat perawatan, dan lutut kanannya di perban, Tommy mampu melanjutkan pertandingan.

Meski cedera itu tidak terlalu mengganggu performanya, namun Tomy tetap kesulitan meladeni pukulan-pukulan penuh kejutan dari Chong Wei. Pebulutangkis Malaysia ini makin leluasa dengan keunggulan 18-11, dan memenangi game kedua dengan 21-13, sekaligus mempertegas dominasinya dengan rekor 10-0.

Di partai kedua, Indonesia berpeluang menyamakan kedudukan lantaran menampilkan ganda putra terbaik dunia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang akan berhadapan dengan Hoon Thien How/Tan Boon Heong.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini