Srikandi Minim Power

Randy Wirayudha, Jurnalis · Kamis 22 Mei 2014 01:41 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 22 40 988363 PW9a1wsO8N.jpg Lindaweni Fanetri gagal sumbang angka saat bersua wakil Korea (Foto: ANT)

NEW DELHI – Tim Uber Indonesia sudah harus menelan getir kekalahan di babak penyisihan grup. Beruntung, Lindaweni Fanetri Cs masih berhak melaju ke perempatfinal dengan status runner-up.

 

Skuad srikandi Indonesia dibekuk tim Korea Selatan (Korsel), 1-4 di laga penyisihan terakhir Grup B, Rabu kemarin. Manajer Imelda Gunawan mengaku semestinya Indonesia bisa mencuri kemenangan tipis kendati Korsel lebih diunggulkan.

 

Awalnya Imelda berharap Indonesia bisa mencuri angka pada dua nomor ganda dan satu nomor tunggal di mana Imelda banyak berharap pada Lindaweni atau Maria Febe Kusumastuti. Namun yang terjadi anti-klimaks. Satu angka yang bisa diraih pun didapat dari nomor tunggal lain yang diisi Adriyanti Firdasari, bukan Lindaweni.

 

“Peta kekuatan Korea memang cukup bagus, mereka lebih diunggulkan dari kami. Tadinya kami berharap dua ganda putri bisa menang dan kita tinggal mencuri satu angka di nomor tunggal. Tetapi sayang, Greysia/Nitya belum bisa menang, Linda padahal juga sempat memimpin angka,” tutur Imelda.

 

“Perkiraan kami agak meleset di partai Febe melawan Bae (Yeon-ju). Sebelumnya Febe sudah empat kali kalah, ia mengatakan ingin membalas kekalahan tersebut dan kami pun memberikan kesempatan. Seharusnya Febe bisa tampil all out,” imbuhnya, seperti dikutip situs resmi PBSI, Kamis (22/5/2014).

 

Imelda melihat kekurangan skuad Uber Indonesia dari tim lain ada pada power atau kekuatan dan bobot pukulan. Power yang dimiliki sejumlah pemain tunggal maupun ganda, masih di bawah pemain-pemain putri negara lain macam Korsel atau China.

 

“Menurut saya, para pemain putri kita tenaganya masih kurang. Kalau kita perhatikan, pemain-pemain negara lain punya otot tangan yang kuat, jadi terlihat dari pukulannya yang kencang. Tetapi inilah materi pemain yang kami punya. Akan tetapi, perjuangan belum selesai, kami masih akan berjuang di babak perempat final,” tutup Imelda.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini