Maria Febe Tidak Terbebani Main di Partai Penentu

Pidekso Gentur Satriaji, Jurnalis · Rabu 21 Mei 2014 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 21 40 988199 NSde5wpTdB.jpg Maria Febe Kusumastuti (Foto: BadmintonIndonesia.org)

NEW DELHI – Indonesia gagal mencapai ambisi sebagai juara grup setelah dikalahkan 4-1 oleh Korea Selatan di pertandingan terakhir Grup X Uber Cup 2014. Satu-satunya poin yang berhasil diraih Indonesia adalah ketika Adrianti Firdasari mampu mengalahkan Kim Hyo Min di partai terakhir.

Maria Febe Kusumastuti, yang ikut bermain sebagai tunggal putri Indonesia melawan Bae Yeon Ju, mengakui bahwa pebulutangkis Korsel memang bermain baik dan satu level di atas Indonesia. Padahal, Maria sudah mencoba beberapa pola berbeda.

“Pukulan Bae dari dulu susah ditebak, mau memberi pukulan lob atau chop, tidak bisa dibaca. Saya sudah mencoba berbagai pola main, tapi cuma berhasil sampai poin 11, setelahnya mati-mati sendiri. Di game pertama saya main di bola-bola depan, tapi dia kemudian terus menarik bola ke belakang. Pada game kedua, saya main menyerang, pertahanannya sudah rapat,” kata Febe yang dilansir BadmintonIndonesia, Rabu (21/05/2014).

Maria yang bermain di partai penentu, menyatakan tidak terbebani meski harus menghadapi fakta bahwa sedang tertinggal 2-0. Pada akhirnya, Maria juga belum bisa menyumbang satu poin untuk Indonesia.  

“Saya tidak terbebani turun di partai penentu, karena kami tugasnya fokus di pertandingan masing-masing. Kalau dipikirin semua, bebannya berat. Walaupun belum jadi juara grup, tapi kami tetap menyimpan harapan di perempat final, asalkan jangan bertemu tim Cina,” ujar pemain kelahiran Boyolali, 30 September 1989 ini.

 

Meski kalah, Indonesia tetap melaju ke babak selanjutnya dengan status runner-up Grup X di bawah Korea Selatan.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini