nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah Tiga Dekade Honda Coba Tiru Mesin Yamaha

Randy Wirayudha, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2013 14:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 12 04 38 907105 WDc1MJgutk.jpg Honda masih inferior dari Yamaha dalam hal akselerasi di tikungan cepat (Foto: MotoGP.com)

AALST – Acap mendominasi di beberapa musim belakangan dan bahkan menguasai klasemen pembalap dan manufacturer, bukan berarti Honda merasa superior dari rivalnya, Yamaha jika bicara performa motor. Honda mengaku Yamaha masih lebih baik dari mereka.

 

Bahkan bos HRC (Honda Racing Corporation), Shuhei Nakamoto, tak segan bicara ‘blak-blakan’ bahwa sudah lebih dari tiga dekade ini, Honda selalu berusaha meniru mesin Yamaha lantaran dianggap jauh lebih baik saat ditunggangi para jokinya saat melintasi karakter tikungan yang cepat.

 

Kelebihan Honda saat ini dibeberkan Nakamoto hanya di area pengereman. Kelebihan ini membuat para pembalap Honda bisa mengerem lebih cepat dan “memotong” tikungan lebih pendek ketimbang tim garpu tala.

 

“Yamaha lebih cepat di trek berkarakter cepat dan jelas itu kelebihan mereka. Tapi pengereman Honda lebih baik dan membuat tikungan lebih pendek, tapi inilah karakter masing-masing dari mesin kami,” tutur Nakamoto, sebagaimana diwartakan MCN, Rabu (4/12/2013).

 

“Lebih dari 30 tahun, HRC berusaha membuat mesin seperti Yamaha. Bahkan mesin dua stroke 500cc mereka punya handling yang jauh lebih baik dari Honda. Yamaha masih lebih baik di area ini. Kami berusaha mengembangkannya, tapi tak mudah karena inilah perbedaan terbesar di antara dua motor (Honda dan Yamaha),” lanjutnya.

 

Untuk musim depan di mana Honda akan dipasok mesin RCV2013V 1000cc, Nakamoto akan mencoba “mengakali” (lagi) kekurangan mereka itu dengan mengembangkan area kerangka, swingarm dan perangkat elektronik dan berharap bisa menemukan solusinya seperti di 2009 lalu ketika punya masalah pada rem.

 

“Kami akan melihat di segala sisi untuk mengembangkan area ini, termasuk sasis, swingarm dan perangkat elektroniknya. Di 2009, titik lemah kami ada pada stabilitas rem. Kami berkonsentrasi dengan masalah itu dan sekarang, sudah sangat stabil,” imbuh Nakamoto.

 

“Honda masih lebih baik soal stabilitas rem. Tapi di tikungan cepat, Yamaha masih sangat unggul, lebih cepat. Di trek dengan corner-speed, biasanya pembalap bisa unggul juga karena grip ban. Di beberapa tempat, Yamaha punya grip ekstra ketimbang Honda,” sambungnya lagi.

 

Tak ketinggalan, Nakamoto juga mengakui bahwa superioritas Yamaha di corner-speed juga tak lepas dari gaya membalap para joki mereka,: “Jorge (Lorenzo) sangat bagus di area ini dan merupakan pembalap tercepat, tapi semua pembalap Yamaha seperti (Cal) Crutchlow dan (Valentino) Rossi juga lebih cepat di corner-speed dari pada Honda,” tuntas Nakamoto.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini