Bradl: Wajar jika Honda Prioritaskan Motor Marquez

Randy Wirayudha, Jurnalis · Selasa 19 November 2013 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 19 38 899533 2wmbMLMVIV.jpg Stefan Bradl (Foto: MotoGP.com)

AUGSBURG – Layaknya motor-motor yang disediakan pihak pabrikan untuk tim satelit, tentu ada perbedaan tertentu yang membuat tim pabrikan utama bisa punya performa melebihi tim satelit. Hal serupa juga dirasakan Stefan Bradl yang menaungi LCR Honda.

 

Perbandingannya tentu dengan tim Repsol Honda, tim yang diperkaya duo rider Spanyol, Dani Pedrosa dan sang juara baru, Marc Márquez. Jika ingin membandingkan motor RC213V milik Bradl dengan Marquez, tentu beda walau diberi spesifikasi yang sama. Namun Bradl menilai hal itu wajar lantaran Honda lebih mengharapkan Márquez berebut gelar.

 

“Sebenarnya saya tak tahu tepatnya up-date seperti apa yang digunakan Repsol Honda. Tapi wajar ada perbedaan itu karena Marc bertarung untuk gelar, jadi Honda memprioritaskan motornya. Saya bisa mengerti itu karena Honda harus melakukan yang terbaik untuk kepentingan mereka sendiri,” tutur Bradl.

 

“Namun saya yakin perbedaannya tidak besar. Di awal musim, sepertinya kami punya motor yang identik (sama) dengan suspensi serta segala perangkat yang sama. Kami juga punya pengaruh terhadap perkembangan motor. Kadang Honda datang dengan beberapa hal untuk kami uji dan mereka mendapat feedback-nya,” lanjut pembalap asal Jerman tersebut.

 

Tak seperti tim rival, Yamaha dan Ducati yang menempatkan dua pembalap di tim satelit, Bradl hanya sendiri di tim LCR. Namun Bradl mengaku tetap enjoy dan bahkan merasa punya kebebasan yang lebih.

 

“Dalam beberapa hal, jadi pembalap tunggal bisa jadi hal bagus maupun kerugian. Tapi tak masalah jika Anda tak punya rekan setim karena Anda tetap membalap dengan cara yang sama. Kerugiannya adalah Anda tak bisa berbagi data, jika Anda punya rekan, Anda bisa mendapat bantuan data ketika punya masalah,” sambung Bradl.

 

“Saat ini, tak ada data untuk dibagikan antara tim-tim Honda. Jika Anda pembalap tunggal, Anda bisa lebih bebas, melakukan apapun yang Anda mau dan Anda punya garasi sendiri. Jadi pembalap tunggal lebih rileks,” tambahnya lagi, seperti diwartakan Crash, Selasa (19/11/2013).

 

“Tim LCR juga tim yang membuat saya nyaman. Mereka sangat, sangat profesional tapi punya atmosfer kekeluargaan. Suasananya informal dan terdapat perasaan yang luar biasa di dalam tim,” tandas Bradl.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini