Muhammad Nuh Tertarik Program Catur Kasparov

Fadhlan Oetama, Jurnalis · Jum'at 15 November 2013 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 15 43 897490 wCrtty6dtH.jpg Muhammad Nuh bertemu Gary Kasparov. (Foto: Fadhlan/Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Muhammad Nuh, sangat senang dengan kunjungan yang dilakukan oleh mantan juara dunia catur, Garry Kasparov, ke Indonesia. M. Nuh juga tertarik dengan program kerjasama yang ditawarkan oleh Kasparov untuk membantu cabang olahraga catur sekaligus pendidikan di Indonesia

"Hari ini, kami kedatangan tamu spesial dalam cabang catur di dunia. Dia sangat cerdas dengan kemampuan IQ yang mencapai 190, tertinggi ketiga sepanjang sejarah," ujarnya, dalam konferensi pers di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, Jumat (15/11/2013).

"Kasparov datang menawarkan program dalam kunjungan kampanyenya untuk menjadi presiden FIDE. Program ini nantinya akan bekerjasama dengan Federasi Catur Indonesia dan juga Kemendikbud untuk dapat meningkatkan kualitas catur di Indonesia dan juga membangkitkan minat terhadap olahraga catur di dunia pendidikan," sambungnya.

M. Nuh juga yakin akan pengalaman yang dimiliki Kasparov sebagai Grandmaster (GM) catur dunia dapat menjadikan cabang olahraga catur di Indonesia semakin kuat kedepannya. Selain itu, dirinya juga berharap dapat mengadakan event catur berskala besar kedepannya di Indonesia dengan adanya program kerjasama ini.

"Kasparov memiliki segudang pengalaman di dalam dunia catur dan juga kaitannya dengan program pendidikan. Di Indonesia, kami memiliki tiga elemen kurikulum dalam pendidikan, yaitu kurikuler, intra kurikuler dan ekstra kurikuler. Saya berharap catur nantinya dapat dimasukan kedalam intra kurikuler atau ekstra kurikuler untuk meningkatkan kualitas di bidang olahraga anak-anak," tambah Pak Nuh.

"Semoga dengan adanya kerjasama ini cabang olahraga catur di Indonesia dapat lebih kuat kedepannya. Selain itu kami juga berharap dapat mengadakan event catur berskala besar yang nantinya akan dilaksanakan di Indonesia,"  ucapnya.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini