Whitmarsh: De Villota Sosok Inspiratif

Aditya Putra, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2013 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 11 37 880445 SMktAr47xL.jpg Maria de Villota saat di Barcelona. (Foto: BBC.co.uk)

SUZUKA – Formula 1 (F1) tengah berduka setelah pembalap wanita asal Spanyol, Maria de Villota meninggal dunia di Sevilla pada Kamis (10/10) waktu setempat. Komentar pun kemudian berdatangan dari semua pihak di ajang F1, tak terkecuali CEO McLaren, Martin Whitmarsh.

 

Meninggalnya de Villota –di usia 33 tahun- cukup mengejutkan, apalagi pertama kali diketahui dirinya meninggal adalah ketika ditemukan di kamar hotel di Sevilla. Sementara keluarga perempuan yang pernah menjadi test driver  di Marussia itu mengumumkan meninggalnya de Villota lewat jejaring sosial Facebook.

 

Whitmarsh mengatakan kalau sosok de Villota memberi inspirasi bagi pihak yang menderita cacat –mata kanan de Villota buta akibat insiden saat debut bersma Marussia. “Dia merupakan seseorang yang menginspirasi, tak hanya bagi perempuan di olahraga ini, tapi juga bagi semua yang menderita cacat seumur hidup,” ujarnya, sebagaimana dilansir Autosport, Jumat (11/10/2013).

 

“Kisahnya, akan menjadi inspirasi lanjutan dari F1 untuk dunia olahraga secara keseluruhan. Dan, melihat fotonya ada di grid di Barcelona tahun ini, dikelilingi oleh sejumlah anak-anak yang tampak bergembira, menunjukkan kisah hebat,” lanjut pria asal Inggris berusia 55 tahun tersebut.

 

Pihak Marussia juga memberikan pernyataan terkait terkait meninggalnya de Villota. “Merupakan kesedihan mendalam mendengar kabar bahwa Maria de Villota telah meninggal dunia beberapa saat lalu. Doa dan pikiran kami bersama keluarga Maria dan juga teman-temannya, dalam waktu yang sangat sulit ini,” tulis pernyataan tersebut.

(dit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini