CIO 2012, Persiapan Atlet Equestrian Jelang SEA Games 2013

Windi Wicaksono, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2012 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 09 43 729670 2g9TTWSkJJ.jpg Jalannya pertandingan Cinta Indonesia Open 2012 (Foto: Okezone)

TANGERANG – Atlet berkuda asal APM Riding School, Bjorn Kuwertz, sukses meraih gelar juara show jumping (lompat rintang) open class 120-130cm di ajang APM Cinta Indonesia Open (CIO) 2012, yang digelar di APM Boarding School, Tigaraksa, Tangerang, Banten pada Minggu (9/12/2012).

 

Kuwertz sanggup memperlihatkan aksi memukau nan sempurna di ajang telah digelar untuk kedua kalinya ini. Terbukti, dia memenangkan dua gelar sekaligus di open class 120-130 sentimeter. Kuwertz menempati podium pertama dengan menunggangi kuda APM Nastello dari APM Riding School.

 

Sedangkan peringkat kedua, Kuwertz raih dengan menggunakan kuda Zarrida dari APM Riding School. Di peringkat ketiga ditempati Andry Sutoyo dengan kuda 3k Cassone dari JPEC Sentul. Kuwertz menunggangi kuda tanpa sekalipun menjatuhkan rintangan, aksi itu membuat dia mendapat sambutan hangat dari penonton, yang tetap setia meski cuaca panas.

 

Sementara itu, Event Director CIO 2012, Nadia Marciano, menyatakan apresiasi terhadap pencinta olahraga equestrian. Dia mengaku kian antusias dengan banyaknya peserta yang ikut ambil bagian, serta banyaknya penonton yang menyaksikan CIO 2012, yang berlangsung dari 7 Desember hingga 9 Desember 2012.

 

“Jumlah entry name pada CIO 2012 menggembirakan, penontonnya juga banyak. Kita makin bersemangat dengan antusiasme ini,” kata Nadia, yang di ajang ini meraih juara kedua di kelas APM Gueen’s Cup Qualifier 90-100 cm dengan menggunakan kuda APM Serafina dari APM Riding School.

 

Pada Cinta Indonesia Open 2012, para pelajar juga ikut ambil bagian, setidaknya ada 12 sekolah yang terlibat antara lain, Pelita Harapan Sentul City, SD Kartika X-1 Bandung, SD Kartika X-3 Bandung, SMA Penabur, British Internasional School, SD ST Laurensia, Sinarmas World Academy Tangerang, SMPN 1 Mega Mendung Bogor, SMPN 1 Cisarua Bogor, Binus Simprug, ST Aloysius Bandung dan SMA Adria Pratama Mulya (APM Boarding Scholl). Para pelajar yang berkompetisi di Inter School Competition, mempertandingkan show jumping 60-80 cm dan group dressage (tunggang serasi).

 

Ajang CIO 2012 ini juga merupakan salah satu bentuk persiapan Equestrian Federation of Indonesia (EFI) menjelang ajang SEA Games 2013 yang digelar di Myanmar. Selain itu, APM Boarding School dan APM Riding School, menyatakan bahwa penyelenggaraan CIA 2012 merupakan komitmen Adria Pratama Mulya Group untuk mengembangkan olahraga Equestrian di Indonesia.

 

“CIO 2012 merupakan bagian dari Federasi Olahraga Ketangkasan Berkuda Indonesia (Equestrian Federation Of Indonesia/EFI), dan ajang ini banyak menunjukkan potensi besar,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) EFI sekaligus Presiden Of Event CIO 2012, Triwaty Marciano.

 

“Rider-rider ini juga bukan hanya punya prestasi nasional, tapi juga tingkat internasional. Ajang ini juga salah satunya untuk persiapa menghadapi SEA Games 2013 di Myanmar,” lanjutnya.

 

Dalam turnamen yang memperebutkan hadiah total lebih dari Rp100 juta tersebut, panitia pelaksana juga mendatangkan Olaf Petersen, perancang arena (course designer) pertandingan olahraga ketangaksan berkuda kelas dunia dari Jerman.

 

Sementara itu, salah satu pengurus EFI, Prasetiono S, mengaku jika penyelenggaraan dikelola secara berkesinambungan, dapat meningkatkan kemampuan para rider Indonesia. Khususnya, dalam mempersiapkan generasi bagi atlet Indonesia demi mengikuti ajang-ajang Equestrian tingkat dunia.

 

“Apa yang dilakukan APM Boarding School, dapat menambah sarana bertanding bagi para pemula. Karena saat ini, sudah banyak atlet muda berkuda kita yang terus berkembang, dan telah meraih beberapa prestasi mengagumkan,” paparnya.

 

“Saat ini, perkembangan olahraga berkuda semakin pesat. Untuk tampil di ajang internasional tingkat dunia, seperti Olimpiade, atlet kita harus stay di Eropa untuk mengatrol peringkat mereka di dunia. EFI juga butuh atlet-atlet terdidik, sehingga saya sangat gembira dengan adanya APM Riding School,” pungkasnya.

 

(win)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini