Honda Siapkan Alternatif Pengganti ECU & Rev-Limit

Randy Wirayudha, Jurnalis · Jum'at 02 November 2012 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 02 38 712920 g1tV7EVywN.jpg Shuhei Nakamoto (Foto: MotoGP.com)

AALST – Wacana Dorna sebagai pemegang hak komersial MotoGP untuk menerapkan kontrol ECU dan Rev-limit, memang sudah ditentang Honda dan tiga pabrikan lain. Tapi CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta minta antisipasi baru jika dua terapan baru itu mesti dibatalkan.

 

Rencananya, ECU (Electronic Control Unit) dan rev-limit itu akan diterapkan ke semua tim kontestan MotoGP pada 2014 mendatang. Tujuannya memang baik, yakni memangkas atau bahkan bisa mengurangi biaya di tiap pabrikannya.

 

Tapi masalahnya, bos HRC (Honda Racing Corporation), Shuhei Nakamoto, jadi perintis menggalang penolakan. Pasalnya, penerapan dua hal tadi bisa memastikan berbagai hal pengembangan pada motor. Sebagai penegas penolakan, Nakamoto bahkan mengancam akan mundur dari MotoGP dan langkah itu nampaknya akan diikuti pabrikan lainnya.

 

Ezepeleta sadar betul keadaan tersebut dan tak menutup pintu adanya alternatif lain. Ezpeleta mengungkapkan bahwa jika ada proposal yang bisa diterima sebagai antisipasi lain, maka Dorna siap menampung dan mempertimbangkanya dengan tangan terbuka. Nakamoto sendiri mengaku akan menyerahkan proposal alternatif rahasia hasil kesepakatan dengan dua pabrikan lain, ke Dorna dalam waktu dekat ini.

 

“Kami sedang membuat proposalnya, tapi hal ini jadi isu rahasia. Anda semua (publik dan media) akan tahu sesegera mungkin. Kami masih membuatnya setahap demi setahap,” beber Nakamoto, seperti dikutip Crash, Jumat (2/11/2012).

 

”Tim-tim dari pabrikan lain juga tertarik dengan pengembangan. Jika seseorang memutuskan akan menerapkan satu ECU saja, kami takkan punya kesempatan untuk berkembang,” tutupnya.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini