'Checo' Tanggapi Balik Sindiran Hamilton

Randy Wirayudha, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2012 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 11 37 702631 YdwgSrblYN.jpg Sergio Perez Mendoza (depan) melakukan manuver berbahaya menurut Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

HINWIL – Tak terima dicela Lewis Hamilton pada seri Suzuka lalu, Sergio Pérez merespons balik membela diri. Hamilton menyindir driver Sauber itu dengan menyebut manuvernya menyalip Hamilton, sebagai tindakan yang gila.

 

Seusai sesi lomba GP Jepang akhir pekan lalu, Hamilton meluapkan kekesalannya karena menganggap pergerakan Pérez terlampau berbahaya. “Saya sempat berpikir bahwa dia akan melakukan manuver yang gila, dan ternyata benar-benar dilakukannya.”

 

‘Checo’ – sapaan akrab Pérez , buka suara membela diri bahwa dirinya tak punya pilihan lain untuk menyalip Hamilton. Pasalnya, Pérez merasa trek Suzuka terbilang sempit dan manuvernya itu disebut lazim pada trek sempit seperti itu, demi melewati siapapun di depannya.

 

“Saya takkan menyebut pergerakan itu gila. Saya ingin meraih posisi, sementara Suzuka adalah trek yang sangat sulit untuk siapapun bisa menyalip; anda tak punya banyak ruang saat sedang berpacu dengan kecepatan tinggi. Jika hanya terus menguntit, grip ban anda akan hancur,” bela Checo.

 

“Jadi, penting bagi siapapun untuk menyalip lawan anda dan di tikungan tempat saya menyalip Hamilton, adalah sedikit dari beberapa sektor di mana anda bisa melakukannya. Saya melihat peluang dan mencobanya. Saya rasa manuver itu tidak berbahaya dan gila,” lanjut driver asal Meksiko itu kepada ESPN, Kamis (11/10/2012).

 

Terhadap manuver yang membuat Hamilton kesal itu, timbul isu yang mengaitkannya tentang tekanan akan musim depan, di mana Pérez bakal mengisi kokpit McLaren yang ditinggalkan Hamilton ke Mercedes. Pérez pun berkilah dan mengaku hanya fokus mencuri poin demi poin untuk timnya hingga musim ini dirampungkan di Brasil, akhir bulan depan.

 

“Saya merasa cukup santai terhadap segala hal karena masa depan saya sudah terjamin. Saya ingin menyelesaikan musim ini dengan target tinggi, sebagaimana yang dicanangkan sejak awal musim,” sambung pria kelahiran Guadalajara, 22 tahun lalu itu.

 

“Saat ini saya hanya berfokus penuh pada tim saya, bukan McLaren. Saya ingin terus begitu hingga menjalani lap terakhir dengan tim ini, setelah itu barulah memikirkan McLaren,” tuntas Checo.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini