Penarikan Penyidik KPK Hambat Kasus PON

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Minggu 23 September 2012 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 23 251 693791

PEKANBARU -Penarikan sejumlah penyidik KPK dari instusi Polri banyak membawa pengaruh kepada sejumlah kasus korupsi. Salah satunya kasus korupsi PON XVIII Riau.

Juru bicara KPK, Johan Budi bahwa dari 20 penyidik yang segera ditarik Polri karena tidak diperpanjang masa tugasnya di KPK satu diantaranya adalah mengani kasus PON. "Ini sangat berpengaruh terhadap penyidikan kasus PON yang kini kita tangani," kata Johan Budi kepada okezone, Sabtu (22/9/2012).

Apalagi, sampai saat ini belum ada kejelasan penganti penyidik KPK untuk kasus PON. Namun demikian KPK memastikan terus akan mengangani kasus PON sampai tuntas. "Sampai saat ini belum ada penggantinya (penyidik KPK dari Polri),"tukas Johan Budi Humas KPK.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Polri menarik sebanyak 20 penyidiknya yang bertugas di KPK. Penarikan itu menurut institusi yang dikomandoi Jendral Timur Pradopo karena masa tugas telah habis. Namun KPK berharap Polri memperpanjang tugas penyidik tersebut karena mereka saat ini menangani banyak kasus.

Rumor yang beredar, penarikan penyidik KPK yang berasal dari korps Bayangkara itu karena Polri 'kebakaran jengkot' karena KPK mengungkap kasus Simulator. Dalam kasus korupso PON, KPK telah menetapkan 13 tersangka. Sebanyak 10 diantaranya adalah anggota DPRD Riau.

(min)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini