Presiden FIA: Terima Kasih Professor

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Jum'at 14 September 2012 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 14 37 689635

LIVERPOOL – Balapan Formula One (F1) kembali tengah berduka. Sid Watkins, yang dijuluki sang professor telah wafat di Liverpool, Kamis (13/9/2012) kemarin. Presiden FIA mengucapkan terima kasih atas jasanya selama ini.

 

Watkins yang menghembuskan nafas terakhir saat usia 84 tahun, menghabiskan kariernya di F1 selama 26 tahun. Pria asal Inggris ini turut berjasa dalam standarisasi tingkat keamanan diajang jet darat super cepat.

 

Watkins dikenal memiliki keahlian dalam melakukan bedah operasi urat syaraf. Atas prestasinya dalam bidang medis tersebut, dia dipercaya untuk menjabat sebagai delegasi medis F1 selama era 1978-2004.

 

Sejumlah pembalap berhasil diselamatkan olehnya. Mereka adalah Didier Pironi, Nelson Piquet, Gerhard Berger, Rubens Barrichello, Mika Hakkinen, Martin Donnelly, dan Karl Wendlinger.

 

Watkins memutuskan untuk pensiun sebagai delegasi medis F1, pada 2005 yang lalu. Namun, Sang Professor tanpa sungkan membantu meningkatkan standar keamanan balapan F1.

 

Beberapa orang penting di F1 turut berduka cita atas kepergian Sang Professor. Salah satunya presiden FIA, Jean Todt yang mengaku sangat sedih mendengar salah satu orang terbaik dari F1 telah tiada.

 

“Ini benar-benar berita yang sangat menyedihkan untuk keluarga FIA dan seluruh komunitas motorsport. Watknis sangat dicintai dan dihormati oleh semua orang yang tahu serta pernah bekerja dengannya,” demikian pernyataan Todt.

 

“Kami akan selalu berterimakasih atas warisan keamanan yang sudah dibuatnya untuk olahraga kami ini,” tandasnya, sebagaimana diberitakan Autosport, Jumat (14/9/2012).

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini