nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putri Jateng Tekuk Papua

Sundoyo Hardi, Jurnalis · Selasa 11 September 2012 17:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 09 11 251 688325 UWRNMHTI4c.jpg

SEMARANG - Tim bola basket putri Jawa Tengah sukses mengemas kemenangan pertama pada babak penyisihan Grup Y PON 2012/Riau. Bermain melawan Papua di GOR Basket Rumbai, Selasa (11/9) kemarin, Yuni Anggraini dkk tidak banyak mendapat kesulitan. Jawa Tengah akhirnya unggul telak 92-46 atas Papua.

 

Di kuarter pertama, Jawa Tengah sudah unggul dengan poin 20-13. Memasuki kuarter kedua, dominasi Jawa Tengah semakin tidak terbendung dengan mencatatkan keunggulan 40-19. Sepak terjang para pemain Jawa Tengah semakin terlihat di kuarter ketiga saat memimpin dengan 69-27 dan mengakhiri pertandingan di angka 92-46.

 

Hasil manis kemarin sekaligus menjadi pembalasan setimpal terhadap Papua yang pada PON 2008 Kalimantan Timur lalu menggasak Jawa Tengah di babak semifinal.

 

Selain itu, kemenangan ini semakin bermakna karena Papua merupakan tantangan terberat Jateng di Grup Y. Ini akan menjadi modal berharga untuk meladeni perlawanan DKI Jakarta yang dihelat hari ini.

 

”Terus terang kami ingin mengejar pon sebanyak-banyaknya di setiap pertandingan. Jawa Tengah berharap bisa keluar sebagai juara grup,” kata Poa Seng Goeng, Manajer Tim Jawa Tengah.

 

Selain DKI, di Grup Y juga terdapat lawan yang tidak kalah tangguh, yakni Sumatera Selatan. Melihat kekuatan antartim yang merata, tidak menutup kemungkinan posisi juara grup akan ditentukan oleh banyak poin yang dikumpulkan. Menjadi juara grup juga akan mengindarkan Jawa Tengah untuk bertemu lawan tangguh dari juara Grup X yang diprediksi direbut tim Kalimantan Timur.

 

Disinggung mengenai tiga pemain yang masih dipermasalahkan statusnya, Poa Seng siap taat terhadap aturan yang berlaku. Akan tetapi, pihaknya memiliki bukti kuat dan akan disampaikan kepada KONI melalui Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).

 

Sebelumnya, tim Jawa Timur memprotes keberadaan Nur Rahmawati, Raisa Aribatul, dan Shiela di tim Jawa Tengah. Kubu Jawa Timur menyatakan, ketiga pemain ini pada empat tahun lalu berdomisili di daerahnya dan tidak memiliki surat pindah.

 

”Ketiga atlet ini sudah resmi milik Jawa Tengah dan kami bina sejak lama. Mereka juga sudah mengantongi surat pindah. Kami melihat ada kejanggalan dari protes yang dilancarkan Jawa Timur,” ucap dia.

 

Kejanggalan tersebut antara lain surat protes tidak disertai stempel resmi dan protes dilakukan sudah terlambat. Selain itu, Dewan Hakim yang membuat keputusan menerima protes Jawa Tengah tersebut, dua di antaranya berasal dari Jawa Timur.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini