nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Button: Mobil McLaren Kurang Cepat

Windi Wicaksono, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2012 16:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 07 10 37 661385 FGmSTODmjj.jpg Jenson Button (Foto: Getty)

SILVERSTONEDriver McLaren Mercedes, Jenson Button, mengatakan, timnya tidak memiliki mobil yang cukup cepat untuk menjadi penantang dalam perebutan juara dunia Formula One musim ini.

 

McLaren mengalami akhir pekan yang sulit di Grand Prix Inggris setelah Button hanya finis di posisi kesepuluh setelah berjuang secara dramatis di babak kualifikasi, sementara rekan setim Button, Lewis Hamilton finis kedelapan.

 

Padahal, Button merupakan pembalap yang membuka kemenangan musim ini ketika menempati podium tertinggi di GP Australia, namun kini driver asal Inggris itu terpaut 79 poin dari pemimpin klasemen juara dunia, Fernando Alonso dan Button hanya menempati peringkat kedelapan dalam klasemen.

 

"Kami tidak memiliki kecepatan dengan tiga tim teratas," kata Button yang merupakan juara dunia 2009, seperti dilansir Reuters, Selasa (10/7/2012). "Saat ini kami hanya bersaing dengan Williams, Sauber dan Force India,” lanjutnya.

 

"Itu di mana kami berada saat ini dan, secara pribadi, saya tidak merasa kami memiliki akhir pekan terbaik. Saya merasa bahwa jika Williams dan Sauber mengalami hari baik, mereka akan membuat kami buruk, jadi kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” jelasnya.

 

Button sebelumnya diyakini mengalami kesulitan adaptasi dengan ban Pirelli, yang dianggap sebagai faktor buruk performa McLaren musim ini. Tapi, hal ini dibantah oleh mantan pembalap BrawnGP ini dan merasa solusi terbaik untuk timnya hanya bagaimana mobil menjadi lebih cepat.

 

"Kami hanya tidak memiliki kecepatan. Sesungguhnya saya tidak merasa terlalu buruk, karena dalam kecepatan tinggi, mobil bergerak wajar, namun pada kecepatan rendah, mobil tidak fantastis, bahkan cenderung buruk,” paparnya.

 

"Jadi ketika Anda melihat sebuah mobil datang melewati Anda dan Anda hanya berdiri diam, ini sebuah kejutan. Saya tidak tahu di mana kami kehilangan kecepatan, saya tidak tahu bagaimana begitu banyak tim bisa membuat segalanya benar dan kami tidak bisa,” tutupnya.

 

(win)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini